Harga Telur dan Daging Ayam Masih Tinggi karena Kelangkaan Jagung

Kompas.com - 11/01/2019, 11:45 WIB
Ilustrasi telur ayam KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi telur ayam

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai periode libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru, ternyata harga telur dan daging ayam di beberapa daerah masih belum turun.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Cahya Widyawati mengatakan, hal ini diakibatkan stok jagung untuk pakan ternak yang menipis.

"Dasar analisisnya kan dilihat dari apa yang dia makan. Sebagian besar ayam bisa bertelur dan besar kan makanannya," ujar Cahya kepada Kompas.com, Kamis (10/1/2019).

"Kalau makanannya ada masalah kan berpengaruh (ke harga)," lanjut dia.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Harga Telur Ayam Hingga Bawang Merah Naik

Namun, menurut dia, kenaikan harga telur dan daging ayam bisa turun dalam waktu dekat seiring masuknya impor jagung. Belakangan, pemerintah menyetujui masuknya tambahan impor 30.000 ton jagung.

"Kita harap dalam waktu dekat bisa stabil," kata Cahya.

Impor jagung dilakukan salah satunya karena harga bahan makanan, terutama ayam dan telur belum turun di pasaran. Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam wwktu dekar akan mengimpor jagung sebanyak 30.000 ton.

 

Baca juga: Pemerintah Buka Keran Impor Jagung 30.000 Ton

Importasi bakal dilakukan Menteri Perdagangan usai meneken Surat Persetujuan Impor (SPI). Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti rencana tersebut jika sudah mendapat izin dari kementerian terkait.

"Seminggu lagi lah insya Allah," kata pria yang akrab disapa Buwas itu.

Diketahui, sebelumnya Bulog telah menetapkan kuota impor sebanyak 100.000 ton jagung tahun lalu. Akan tetapi, jumlah itu masih kurang dan akhirnya ada penambahan atau impor lanjutan sebesar 30.000 ton.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Google Anggarkan Rp 12 Triliun Untuk Perangi Virus Corona

Google Anggarkan Rp 12 Triliun Untuk Perangi Virus Corona

Whats New
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kebijakan Impor Bawang Belum Temui Titik Terang

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kebijakan Impor Bawang Belum Temui Titik Terang

Rilis
Lawan Corona, Ralph Lauren Bakal Produksi Masker dan APD

Lawan Corona, Ralph Lauren Bakal Produksi Masker dan APD

Whats New
Masih Bingung Membedakan Investor dan Trader Saham? Simak Ini

Masih Bingung Membedakan Investor dan Trader Saham? Simak Ini

Spend Smart
Mau Dapat Keringanan Cicilan Kredit Bank atau Leasing? Begini Prosedurnya

Mau Dapat Keringanan Cicilan Kredit Bank atau Leasing? Begini Prosedurnya

Work Smart
Per 1 April, AP II Batasi Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara  Soetta

Per 1 April, AP II Batasi Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soetta

Whats New
3 Cara Bikin Deposito Jadi Investasi Masa Depan yang Manis

3 Cara Bikin Deposito Jadi Investasi Masa Depan yang Manis

Spend Smart
[POPULER MONEY SEPEKAN] Pelanggan PLN Diminta Kirim Foto Meteran | Rupiah Terlemah di Asia

[POPULER MONEY SEPEKAN] Pelanggan PLN Diminta Kirim Foto Meteran | Rupiah Terlemah di Asia

Whats New
Cegah Persebaran Corona, Kemenhub Batasi Pengerjaan Proyek Kereta Api

Cegah Persebaran Corona, Kemenhub Batasi Pengerjaan Proyek Kereta Api

Whats New
Physical Distancing, Taspen Bayar Uang Pensiunan Melalui ATM

Physical Distancing, Taspen Bayar Uang Pensiunan Melalui ATM

Whats New
Pandemi Corona, Kementan Pastikan Ketersediaan Pangan Terjaga

Pandemi Corona, Kementan Pastikan Ketersediaan Pangan Terjaga

Whats New
Lawan Corona, Dirut AP I: Saat ini Kami All Out, Masalah Keuntungan Nomor 2

Lawan Corona, Dirut AP I: Saat ini Kami All Out, Masalah Keuntungan Nomor 2

Whats New
Ini Langkah PGN untuk Menanggulangi Penyebaran Virus Corona

Ini Langkah PGN untuk Menanggulangi Penyebaran Virus Corona

Whats New
Kementan Gencarkan Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

Kementan Gencarkan Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier

Whats New
Alokasikan 1 Juta Dollar AS, Wilmar Juga Ubah Pabriknya untuk Buat Hand Sanitizer

Alokasikan 1 Juta Dollar AS, Wilmar Juga Ubah Pabriknya untuk Buat Hand Sanitizer

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X