Airbus Angkat Bicara soal 8 Helikopter Pesanan TNI AU

Kompas.com - 11/01/2019, 14:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Airbus Helicopters menilai keputusan TNI Angkatan Udara yang memesan 8 H225M merupakan hal yang tepat. Sebab, helikopter itu sudah teruji dan banyak digemari.

"H225M adalah helikopter yang telah teruji di medan tempur dan disenangi oleh banyak pelanggan di seluruh dunia," ujar Airbus Helicopters Executive Vice President, Ben Bridge dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

"Indonesia terus mengambil peran penting dalam rantai pasok global Airbus Helicopters. Bersama rekan terpercaya kami PTDI, kami siap mendukung kesiapsediaan armada helikopter Indonesia," sambung dia.

Baca juga: Perkuat SAR, TNI AU Pesan 8 Helikopter H225M

TNI AU sebelumya memesan 8 helikopter H225M. Persamaan ini bagian dari upaya memperkuat armada TNI AU untuk tugas pencarian dan pertolongan (SAR) dalam kondisi tempur.

PT Dirgantara Indonesia (Persero) turut dilibatkan. Helikopter itu akan diserahkan kepada TNI AU usai perakitan, penambahan kelengkapan, dan penyesuaian akhir oleh PTDI di Bandung.

PTDI telah menjadi pemasok badan utama dan badan belakang helikopter yang merupakan varian militer dari keluarga helikopter multi-peran Super Puma sejak tahun 2008.

Baca juga: PTDI Serahkan 5 Helikopter dan Satu Pesawat ke Kemenhan

Pada 2017, Airbus Helicopters dan PTDI memperluas kerja sama industri dengan mengadakan layanan dan dukungan khusus untuk armada TNI.

Saat ini, 88 unit H225M telah diserahkan kepada pengguna diseluruh dunia mulai dari Perancis, Brazil, Meksiko, Malaysia, Indonesia dan Thailand.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.