BI: Bank Sentral AS Tak Lagi Agresif, Kinerja Rupiah Membaik - Kompas.com

BI: Bank Sentral AS Tak Lagi Agresif, Kinerja Rupiah Membaik

Kompas.com - 11/01/2019, 14:58 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar ASTHINKSTOCKS Ilustrasi rupiah dan dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com -  Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengatakan, kinerja rupiah dalam sepekan ini mengalami perbaikan.  Mata uang garuda menguat secara signifikan terhadap dollar AS.

"Kinerja rupiah baik ya, bagus ya," ujar Dody di kawasan perkantoran BI, Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Menurut dia, membaiknya kinerja rupiah disokong oleh faktor eksternal dari negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China yang memberikan keputusan positif bagi pasar.

Selain itu, pernyataan dari risalah Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve yang menunjukkan kecenderungan normalisasi kebijakan yang lebih moderat atau dovish juga memberi angin segar bagi para pelaku pasar.

Baca juga: Berita Populer: Selebgram Harus Bayar Pajak dan Rupiah Perkasa

"Kalau kita melihat statement dari Fed cukup dovish artinya mereka masih menimbang untuk kenaikan FFR tahun depan, itu akan menenangkan pasar keuangan secara keseluruhan," sebut dia.

Nilai tukar rupiah hari ini di pasar spot Bloomberg menguat ke posisi Rp 14.047,5 per dollar AS pada pukul 14.00 WIB. Angka tersebut naik  0,04 persen atau lima poin dibandingkan kemarin pada Rp 14.052,5.

Adapun di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di posisi Rp 14.076 per dollar AS.



Close Ads X