Pemerintah Mau Bikin Jalan Aspal Karet, Petani Bisa Dapat Untung - Kompas.com

Pemerintah Mau Bikin Jalan Aspal Karet, Petani Bisa Dapat Untung

Kompas.com - 11/01/2019, 15:30 WIB
Pengerasan jalan menggunakan aspal karet.Kementerian PUPR Pengerasan jalan menggunakan aspal karet.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang menggodok secara intensif rencana pembuatan jalan dengan aspal yang dicampur karet. Hal ini sebagai salah satu jalan untuk meningkatkan permintaan karet yang harganya sedang anjlok.

Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Bambang MM mengatakan, pemerintah akan memastikan harga karet yang dijual dari petani untuk bahan aspal karet ini di atas standar.

"Artinya kami dorong petani hasilkan spek yang dibutuhkan itu supaya harganya bisa masuk. Jadi petani dapat untung yang wajar," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Kementerian Pertanian berharap, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang akan menggunakan karet untuk bahan campuran aspal bisa membeli dengan harga Rp 9.000-10.000 per kg.

Untuk mencapai harga itu, Kementerian Pertanian akan memberikan treatment kepada para petani untuk meningkatkan kualitas karetnya. Sebab saat ini kata Bambang, harga karet kualitas rendah ada disekitar Rp 6.000 per kg.

"Jadi kami dorong treatment yang diberikan kepada petani," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, bila rencana itu jadi, maka diyakini harga karet bisa terdongkrak. Indonesia sebagai produsen karet pun akan dapat manfaatnya.

"Soal aspal (karet), biaya mungkin sedikit naik, tapi daya tahan lebih lama, sehingah masih ada benefitnya," ujarnya.

"Tapi itu perlu menyiapkan pengolahannya. Kedua, jalannya yamg mana yang mau diaspal, harus jelas," sambung dia.

Pemerintah belum mau bicara soal kapan rencana aspal karet bisa terealisasi. Kemenko Perekonomian masih akan melakukan pembahasan dengan stakeholder terkait.



Close Ads X