Ketika Jokowi Bandingkan Waktu Liburnya dengan Pengemudi Ojek Online

Kompas.com - 12/01/2019, 16:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai profesi sebagai pengemudi (driver) transportasi online merupakan pelopor pekerjaan baru di Indonesia. Jam kerjanya pun mememiliki fleksibilitas alias bebas ditentukan sendiri.

Bahkan, Jokowi pun membandingkan waktu liburnya dengan waktu libur yang bisa dinikmati para pengemudi ojek online. Kepala negara mengaku, dirinya tak bisa libur dengan bebas, seperti yang bisa dilakukan pengemudi ojek online yang dapat menentukan waktu libur.

"Pekerjaan ini memberikan semangat untuk Bapak Ibu untuk mengambil waktu sebebas-bebasnya (bekerja). Mau Sabtu dan Minggu libur silakan, mau Senin sampai Minggu libur silakan. Kalau saya enggak Sabtu enggak Minggu, enggak pernah bisa libur, hanya kerja terus," ungkap Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Keluarga Besar Pengemudi Online di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Baca juga: Pesan Jokowi untuk Ojek Online se-Indonesia: Jangan Main Handphone Sambil Nyetir!

Menurut Jokowi, profesi pengemudi "online" merupakan model pekerjaan baru di Indonesia. Jenis pekerjaan ini bisa menjadi pilihan atau alternatif buat seseorang mendapatkan pekejaan.

Mereka yang telah memilih profesi ini merupakan orang-orang hebat dan berani kerena telah berhasil menembus batas untuk mendapatkan sekaligus menjalaninya.

"Menjadi pelopor model pekerjaan baru, model pekerjaan masa depan," tuturnya.

Dia juga mengapresiasi seluruh pengemudi transportasi "online" karena telah berani keluar dari zona nyaman dan tradisi untuk memperoleh pekerjaan. Ia pun mengaku bangga bisa berjumpa secara langsung dengan ribuan pengemudi hari ini.

"Hari ini saya bukan hanya senang, tapi merasa sangat bangga bisa bertemu dengan saudara-saudaran sekalian," ujarnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.