Cegah Persaingan Antar "Multifinance," OJK Atur Batasan Komisi Diler

Kompas.com - 12/01/2019, 17:25 WIB
Ilustrasi sepeda motor Josephus PrimusIlustrasi sepeda motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum lama ini mengeluarkan baru bagi industri pembiayaan. Salah satu yang diatur dalam pembatasan pemberian komisi dan insetif lain ke diler kendaraan.

Dalam POJK Nomor 35 Tahun 2018 tentang Penyelenggaran Usaha Perusahaan Pembiayaan disebutkan bahwa multifinance dilarang memberikan biaya insentif lebih dari 17,5 persen dari nilai pendapatan yang diterima untuk setiap perjanjian pembiayaan.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot menjelaskan, dalam praktiknya, komponen biaya insetif ini mempunyai nilai yang signifikan. Akibatnya, biaya insetif yang dibayarkan ke diler menjadi praktik persaingan yang tidak sehat antara perusahaan pembiayaan dalam menjalankan bisnis.

Baca juga: OJK Cabut Izin 5 Multifinance Sepanjang 2018, Ini Penyebabnya

Maka dari itu, melalui pengaturan pembatasan insetif tersebut, OJK mengharapkan tercipta praktik bisnis yang sehat dalam pemberian insentif kepada pihak ketiga.

"Melalui standarisasi besaran maksimum biaya insetif tersebut diharapkan pula dapat menghindari terjadinya persaingan tidak sehat dalam pemberian insentif," kata Sekar kepada Kontan.co.id, Jumat (11/1/2019).

Managing Director Indosurya Finance Mulyadi Tjung membenarkan, keberadaan aturan tersebut untuk menjaga persaingan yang sehat antara lembaga pembiayaan.

Biasanya, diler memberikan bisnis pembiayaan kepada multifinance yang memberikan komisi lebih menggiurkan. Sehingga, terjadi persaingan ketat antara multifinance dengan diler.

Baca juga: UMKM Bisa Ajukan Modal ke Multifinance, Ini Syaratnya

Direktur PT Mandiri Tunas Finance (MTF) Harjanto Tjitohardojo mengaku, aturan pembatasan tersebut tidak terlalu signifikan terhadap bisnis pembiayaan. Dampaknya, justru terhadap penurunan pendapatan diler.

"Untuk multifinance tidak berpengaruh banyak. Sebenarnya regulasi ini dibuat untuk menjaga konsistensi bisnis pembiayaan dengan baik," katanya.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Cegah persaingan antar multifinance, OJK atur batasan komisi diler



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca Larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca Larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Rilis
Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Rilis
PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

Whats New
Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X