4 Kunci Menjadi Pemimpin Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0 - Kompas.com

4 Kunci Menjadi Pemimpin Bisnis di Era Revolusi Industri 4.0

Kompas.com - 13/01/2019, 09:34 WIB
Ilustrasi digitalSHUTTERSTOCK Ilustrasi digital

KOMPAS.com - Di era revolusi industri 4.0, segala sesuatu di dunia terkoneksi dengan internet. Dengan demikian, segala sesuatu menjadi transparan, sehingga perbedaan akan satu produk atau servis dengan yang lain akan terlihat jelas dan yang terbaiklah yang akan bertahan.

Era revolusi industri 4.0 menjadi tantangan sekaligus kesempatan. Sebab di setiap fase Revolusi Industri, selalu ada bisnis baru yang menjadi pemain besar dan selalu ada pemain besar lama yang punah.

Lantas, bagaimana pebisnis bisa bertahan di era revolusi industri terbaru ini?

Yudi Candra dari Coach Yudi Candra Management mengatakan ada empat faktor kunci yang harus dimiliki pemimpin agar dapat menghadapi tantangan bisnis di era revolusi industri 4.0.

1. Pemimpin atau leader yang dapat menyatukan dan memberikan arah tujuan yang jelas.

Menurut Yudi Candra, sangat penting untuk seorang leader untuk dapat berkomunikasi, membuat tim merasa aman, membuat sebuah engagement dan menjadi sebuah komunitas yang searah.

Leader yang kuat, memiliki visi yang bukan sekedar visi untuk perusahaan, tetapi juga yang lebih besar dari itu, yang memiliki pengaruh untuk seluruh timnya, lingkungan sekitarnya, bahkan dunia.

2. Pemimpin atau leader yang memiliki kecepatan dalam membuat keputusan.

Leader harus turun dan melihat. Leader perlu mengevaluasi dan mengontrol tim bersama sama, feedback atau masukan perlu dilakukan secara konstan dan terintegrasi bukan hanya secara internal tetapi juga terhubung dengan pihak eksternal seperti klien dan supplier.

Leader juga harus berani, mau menerima, mendorong, dan memotivasi tim untuk memberikan feedback terhadap kepemimpinannya demi kemajuan bersama.

3. Pemimpin atau leader yang dapat memilih dan mengembangkan bakat anggota timnya.

Generasi dimana pekerja loyal dan setia bekerja pada satu perusahaan sudah mulai tergantikan dengan generasi yang mudah bosan dan mobile. Generasi yang lebih memilih untuk bekerja secara bebas, menjadi entrepreneur sendiri dan tidak terikat oleh satu perusahaan.

"Mengingat tingginya turnover karyawan, seorang leader bukan hanya perlu untuk dapat memilih talent yang tepat, tetapi juga perlu untuk mengembangkan talent dengan cepat sehingga mereka dapat lebih loyal dan juga produktif bekerja lebih lama di perusahaan," tulis Yudi Candra melalui rilis ke Kompas.com, Minggu (13/1/2019).

4. Pemimpin atau leader yang beradaptasi dengan cepat pada perubahan zaman.

Organisasi yang tidak beradaptasi dengan cepat dari pemikiran tradisional akan punah.

Perusahaan yang bergerilya yang terkoneksi, berkolaborasi, yang terus belajar, terbuka akan perubahan, yang memiliki tim yang bergairah dan semangat maju, yang memiliki dan mengadaptasi teknologi atau cara yang lebih maju akan menjadi pimpinan di Industrinya.



Close Ads X