Tarif Tiket Pesawat Turun, INACA Minta Pertamina Turunkan Harga Avtur

Kompas.com - 14/01/2019, 09:09 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIADirektur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia National Air Carriers Association ( INACA) meminta Pertamina menurunkan harga avtur. Sebab, avtur merupakan biaya terbesar yang harus dikelurkan maskapai untuk operasionalnya.

“Dari INACA kami berharap, bisa menurunkan cost atau tarif atau harga variabel cukup signifikan. Kami berharap Pertamina bisa menurunkan 10 persen," ujar Ketua Umum INACA I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra di Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Menurut pria yang kerap disapa Ari itu, saat ini komposisi pengeluaran maskapai untuk avtur sebesar 40 persen. Atas dasar itu, dengan diturunkannya harga avtur bisa menekan angka pengeluaran maskapai.

Imbasnya, maskapai bisa memberikan harga tiket lebih murah kepada masyarakat.

Baca juga: Kenapa Tiket Pesawat ke Jakarta Lebih Mahal dari pada ke Kuala Lumpur?

Impact-nya adalah komposisi paling besar fuel 40 persen, lalu 20 persen adalah leasing pesawat. Dalam hal ini menggunakan dollar AS, kurs juga yang menyebabkan (kenaikan harga tiket). Dan untuk fasilitas terminal atau airport sekitar 2 sampai 10 persen," kata Ari.

Ari mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, dan Pertamina mengenai hal ini. Namun, penurunan harga avtur tersebut belum ditentukan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X