INACA: Harga Avtur Jadi Faktor Utama Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Kompas.com - 15/01/2019, 16:39 WIB
Ilustrasi: Tangki avtur Pertamina mengisi bahan bakar pesawat di Bandara Sentani, Jayapura, beberapa waktu lalu. Kompas.com/ Bambang PJIlustrasi: Tangki avtur Pertamina mengisi bahan bakar pesawat di Bandara Sentani, Jayapura, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Indonesia Nasional Air Carrier Asociation ( INACA) Ari Askhara mengakui tingginya harga avtur jadi faktor utama para maskapai menaikan harga tiketnya.

Sebab, biaya pengeluaran sebuah maskapai didominasi untuk pembelian bahan bakar.

"Komposisinya itu untuk fuel itu 40 sampai 45 persen di biaya operasional kita," ujar Ari di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Ari menambahkan, selain avtur komposisi terbesarnya adalah biaya leasing pesawat. Setelah itu, ada biaya perawatan pesawat dan gaji pegawai.

"Struktur cost, itu banyak variabel, itu tergantung volatilitas kondisi market internasional karena pembayaran dalam bentuk dolar AS," kata Ari.

Ari menilai jika Pertamina bisa menurunkan harga avtur para maskapai juga bisa menurunkan harga tiket pesawatnya.

"Saya tidak memaksa Pertamina. Kalau Pertamina bisa menurunkan kami juga akan menurunkan," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X