Banyak Tantangan, Bank BUMN "Pede" Pertumbuhan Kredit Bisa 15 Persen - Kompas.com

Banyak Tantangan, Bank BUMN "Pede" Pertumbuhan Kredit Bisa 15 Persen

Kompas.com - 15/01/2019, 16:50 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono saat memberikan paparan tentang kewirausahaan di Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (20/10/2018).Dok. BTN Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono saat memberikan paparan tentang kewirausahaan di Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (20/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara ( Himbara) optimis dengan kinerja perbankan di 2019 ini. Hal tersebut ditunjukkan dengan target pertumbuhan kredit konsolidasi yang mencapai 15 persen.

Ketua Himbara sekaligus Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Maryono mengatakan, di tahun 2019 masih banyak risiko yang harus dihadapi industri keuangan dalam negeri. Sebab, pada tahun 2018 lalu pemulihan kondisi perekonomian global cenderung masih tertahan.

Beberapa risiko yang harus dihadapi di 2019 ini di antaranya adalah kembali naiknya suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve yang diperkirakan sebanyak dua kali tahun ini. Kemudian juga keberlanjutan perang dagang antara AS dan China.

Baca juga: Sepanjang 2018, Kredit Perbankan Tumbuh 12,9 Persen

"Berlanjutnya perdang dagang AS dan China yang diperkirakan menimbulkan stagnasi ekonomi global," ujar Maryono ketika memberikan paparan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Himbara dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Selasa (15/1/2018).

Selain itu, harga komoditas yang fluktuatif dan cenderung menurun juga akan memengaruhi kinerja ekspor dalam negeri. Harga minyak dunia yang diperkirakan cenderung meningkat tahun ini juga akan cukup membebani kinerja perekonomian dalam negeri.

Kepercayaan diri Himbara dalam menghadapi tantangan di 2019 didukung dengan kinerja bank-bank pelat merah hingga September 2018 dengan pertumbuhan kredit konsolidasi yang mencapai 16 persen.

Jika dirinci, sepanjang 2018 lalu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit hingga 13,8 persen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencapai 16,5 persen, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar 15,6 persen, dan BTN mencatatkan pertumbuhan kredit 19,28 persen hingga September 2018.

Baca juga: Ada Pemilu, Pertumbuhan Kredit Semester I 2019 Diprediksi Melambat

"Di samping peningkatan kinerja bank Himbara yang walapun dalam kondisi global dan nasional banyak faktor-faktor yang kurang mendukung, tapi bisa memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan industri perbankan secara nasional," ujar Maryono.

Adapun berikut target pertumbuhan kredit bank-bank Himbara hingga akhir 2019:

  1. Bank Mandiri: 12 hingga 13 persen
  2. BRI: 12 hingga 14 persen
  3. BNI: 13 hingga 15 persen
  4. BTN: 12 hingga 15 persen



Close Ads X