Jual Gula Rafinasi, Izin Usaha 6 Perusahaan Dicabut

Kompas.com - 17/01/2019, 16:46 WIB
Ilustrasi gula pasir. shutterstockIlustrasi gula pasir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencabut izin usaha 6 perusahaan industri makanan dan minuman sepanjang 2018. Hal ini menyusul rembesnya gula rafinasi ke pasar.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Veri Anggriono mengungkapan, 6 perusahaan tersebut terbukti menjual gula rafinasi untuk industri tersebut ke pasaran.

"Itu ada di wilayah Jabodetabek, Yogyakarta dan Jawa Tengah dan sekitarnya ada," ujarnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Baca juga: Kemendag Wajib Patuhi Rekomendasi KPK Terkait Lelang Gula Rafinasi

Menurut Veri, pencabutan izin usaha itu merupakan sanksi tegas yang diberikan kepada pelaku usaha yang masih membandel menjual gula rafinasi ke pasar.

Padahal, gula itu bukan gula konsumsi. Gula rafinasi diperuntukkan khusus kebutuhan industri makanan dan minuman.

Saat ditanya angka pasti volume gula rafinasi yang rembes ke pasar, Veri tak menyebutkan. Ia mengatakan perlu melihat data pasti yang dimiliki Kemendag hasil pengawasan selama 2018.

Pada 2019, Kemendag mengatakan akan meningkatkan pengawasan barang dilapangan, termasuk gula rafinasi agar tak merembes lagi ke pasar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X