Bank Commonwealth Luncurkan Aplikasi Investasi SmartWealth

Kompas.com - 18/01/2019, 11:15 WIB
Diskusi Market outlook Commonwealth, Jumat (18/1/2019).KOMPAS.com/Mutia Fauzia Diskusi Market outlook Commonwealth, Jumat (18/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Commonwealth meluncurkan aplikasi investasi terintergrasi yang diklaim sebagai aplikasi pertama dengan layanan Robo Advisory.

Head of Wealth Management and Client Growth Bank CommonWealth Ivan Jaya menjelaskan, dengan layanan Robo Advisory, aplikasi bernama SmartWealth ini bisa memberikan rekomendasi aset investasi serta membantu mengoptimalkan investasi nasabah sesuai dengan profil risikonya.

Dengan aplikasi tersebut, nasabah bisa memonitor pertumbuhan seluruh portofolio produk wealth management yang mencakup produk investasi seperti reksadana dan obligasi (bonds), asuransi (bancassurance), dan tabungan serta deposito kapan saja dan di mana saja.

"CommBank SmartWealth juga memberikan notifikasi berita perkembangan pasar domestik dan global secara reguler dan fitur messaging untuk berkomunikasi dengan relationship manager," ujar Ivan ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Selain bisa memantau seluruh portofolio yang dimiliki, lewat aplikasi ini nasabah pun bisa mendapatkan beragam berita terkait pasar domestik dan global.

Sebagai catatan, hingga saat ini nasabah reksadana Indonesia baru sebesar 0,4 persen dari keseluruhan populasi yang sebanyak 250 juta penduduk. Kontribusi dana kelolaan reksa dana pun masih sangat kecil, yaitu sebesar 4 persen dari PDB Indonesia.

Padahal, ujar Ivan, seharusnya kontribusi reksa dana terhadap PDB di Indonesia bisa mencapai double digit. Jika dirinci dan dibandingkan dengan negara kawasan, Indonesia tertinggal jauh dari India yang kontribusi industri reksa dananya sebesar 12 persen, China 11 persen, Taiwan 11 persen, Thailand 31 persen, dan Malaysia 59 persen.



Close Ads X