Fintech P2P Lending Tokomodal Targetkan Pembiayaan Rp 1 Triliun

Kompas.com - 19/01/2019, 22:31 WIB
Ilustrasi fintech www.thinkstockphotos.comIlustrasi fintech

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi keuangan ( fintech) peer to peer lending PT Toko Modal Mitra Usaha atau Tokomodal menyatakan bakal meningkatkan pembiayaan kepada UMKM. Salah satu caranya adalah dengan memberikan bunga 0 persen.

Co-Founder Tokomodal Chris Antonius mengatakan, pihaknya ingin membangkitkan dan meningkatkan daya saing usaha mikro dengan pinjaman yang mudah dan aman. Usaha mikro di sini adalah Outlet Binaan Alfamart (OBA) yang sudah bekerja sama dengan Alfamikro.

"Kami ingin membantu OBA untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dan stok yang banyak juga”, ujar Chris dalam pernyataannya, Sabtu (19/1/2019).

Baca juga: Pemerintah Janjikan Insentif bagi Fintech yang Masuk Daerah 3T

Menurut Chris, selama 7 hari bunga pinjaman yang diberikan masih 0 persen selama masa promosi. Saat ini, rata-rata OBA yang menggunakan fasilitas pembiayaan Tokomodal bisa mengembalikan pinjamannya tidak sampai 7 hari, bahkan ada yang bisa mengembalikan dalam 2 hari.

"OBA yang ingin membayar juga cukup mudah, tinggal datang ke Alfamart atau dititipkan ke Member Relation Officer (MRO) Alfamikro," ujar dia.

Dia menjelaskan, untuk pemilik warung yang ingin mendapatkan fasilitas Tokomodal harus mendaftar dulu menjadi OBA. Kemudian mendaftar ke Alfamikro, lalu pihak Alfamikro akan melakukan survei.

Selain itu, OBA juga harus bisa mengoperasikan smartphone Android karena pemesan barang akan menggunakan aplikasi.

Baca juga: Jumlah Pembiayaan Melalui Fintech Capai Rp 3,9 Triliun

Chris menyatakan, selama kuartal IV 2018 Tokomodal sudah melayani lebih dari 8.000 OBA yang tersebar di 22 Provinsi dan 50 kota.

“Kami targetkan bisa bekerja sama dengan 40.000 OBA yang sudah terdaftar di Alfamikro,” tuturnya

Saat ini rata-rata transaksinya mencapai Rp 1,5 juta. Sedangkan total pinjaman yang sudah disalurkan selama kuartal IV 2018 sudah mencapai lebih dari Rp 130 miliar.

Baca juga: Tahun Depan, Top-Up Dana di Fintech Harus Punya Rekening Bank

“Dengan tren yang terus naik, kami targetkan tahun ini minimal kita bisa salurkan pinjaman mencapai Rp 1 triliun,” terang dia.

Sementara, untuk jumlah pemodalnya mencapai lebih dari 600 orang. Untuk nilai kredit macet (Non Performing Loan/NPL) sampai saat ini 0 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X