Sandiaga Cerita Soal Berhenti Berbisnis karena Nasihat JK

Kompas.com - 20/01/2019, 16:37 WIB
Cawapres Sandiaga Uno di Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya, Sabtu (19/1/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Cawapres Sandiaga Uno di Kampung Nelayan Kenjeran Surabaya, Sabtu (19/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Sandiaga Uno bercerita soal keputusannya berhenti dari dunia bisnis setelah terjun ke politik.

Sandi mengatakan, dirinya khawatir jika terus berbisnis sembari berkecimpung di dunia politik bisa berakhir memperdagangkan politik atau mempolitikkan dagang, seperti kata Jusuf Kalla yang dia akui sebagai mentor.

"Pak JK itu mentor saya, kenapa saya meninggalkan dunia usaha. Karena saya khawatir kalau saya terus di dunia usaha dan berpolitik Pak JK bilang, 'usaha baik berdagang baik, tapi jangan mencampur adukkan keduanya karena akhirnya bisa memperdagangkan politik dan mempolitikkan dagang,'" ujar Sandi dalam acara Millenial Summit 2019 di Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Oleh karena itulah, di 2015 Sandi mulai meninggalkan dunia bisnis yang telah dia geluti selama bertahun-tahun. Sandi mengaku, dunia politik sangat berbeda dengan dunia bisnis. Pola pikir dalam menjalani bisnis dan politik pun berbeda.

Selain itu, Sandi mengatakan berdasarkan riset yang dilakukan oleh timnya 50 persen dari milenial yang terlibat dalam surveinya tidak menyukai dunia politik.

"Saya sudah turun kunjungan di 1000 titik dan saya ketemu 70 persen milenial di acara kami selain emak-emak. Dari report kami 50 persen milenial ini nggak suka politik. Dan ini tantangan dari politisi untuk mnarik milenial," ujar dia.

"Ini berbahaya, karena kata mereka politisi ngebosenin," tutup Sandi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X