Di Amerika, Mendag Samakan Pentingnya CPO bagi Indonesia dengan Boeing bagi AS

Kompas.com - 21/01/2019, 09:42 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita KOMPAS.com/Ambaranie NadiaMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mempromosikan produk minyak kelapa sawit atau CPO Indonesia ke Amerika Serikat dalam kunjungannya ke Washington DC, AS. AS merupakan salah satu negara tujuan ekspor Indonesia untuk CPO.

Promosi itu disampaikan saat Enggar membuka Indonesia Palm Oil Forum yang diselenggarakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di AS. Dalam forum itu turut hadir berbagai pelaku usaha, antara lain Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDB-KS), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), hingga Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI).

Enggar mengatakan, di tengah ketidakpastian ekonomi dan perdagangan global, kolaborasi dan kemitraan sangat penting untuk meningkatkan investasi dan perdagangan secara berkelanjutan.

"Minyak kelapa sawit (CPO) merupakan salah satu fokus khusus dalam rangkaian kunjungan kerja kami ke AS," ujar Enggar dalam keterangan tertulis, Senin (21/1/2019).

Baca juga: Mendag Ancam Negara-negara yang Kampanyekan Negatif CPO Indonesia

Enggar berharap lewat forup tersebut terjadi dialog antara para pelaku usaha untuk memperkuat kemitraan, khususnya komoditas CPO. CPO dan produk turunannya dianggap memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia.

Dia menyebutkan, CPO berkontribusi pada pengentasan kemiskinan dan pengembangan daerah pedesaan, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional secara umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya mengembangkan sektor CPO untuk mempromosikan pembangunan pedesaan dan mengatasi kemiskinan di Indonesia dimulai sejak akhir 1990-an. Hal itu jauh sebelum  adopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada 2015.

Pada tahun 2001-2010, sektor CPO di Indonesia telah membantu 10 juta orang keluar dari kemiskinan dan 1,3 juta penduduk desa diangkat dari garis kemiskinan.

Selain itu lanjut Enggar, budidaya kelapa sawit dapat menghasilkan pendapatan yang tinggi dan  stabil untuk petani kecil.

Baca juga: JK: Kalau Trump Halangi CPO Kita Masuk AS, Kita Kurangi Impor Kedelai

Sektor tersebut juga menyediakan lapangan kerja bagi lebih dari 5,5 juta orang dan mata pencaharian 21 juta orang.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Resmikan Pusat Industri Digital 4.0, Apa Itu?

Pemerintah Resmikan Pusat Industri Digital 4.0, Apa Itu?

Whats New
Erick Thohir Sebut Putusan MK soal UU Cipta Kerja Berdampak Minim ke BUMN

Erick Thohir Sebut Putusan MK soal UU Cipta Kerja Berdampak Minim ke BUMN

Whats New
Sri Mulyani: Wanita sampai UMKM Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Sri Mulyani: Wanita sampai UMKM Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Whats New
Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Bisa Pertahankan 16,2 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi

Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Bisa Pertahankan 16,2 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Lintah Darat Berteknologi Digital

Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Lintah Darat Berteknologi Digital

Whats New
Aplikasi IPOT Error Akibat Gedung Cyber Kebakaran, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Aplikasi IPOT Error Akibat Gedung Cyber Kebakaran, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Whats New
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Whats New
Kemenkop UKM Pastikan BPUM Digunakan Untuk Sektor Produktif

Kemenkop UKM Pastikan BPUM Digunakan Untuk Sektor Produktif

Rilis
Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi hingga Browser

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi hingga Browser

Whats New
 IHSG Ditutup Menguat Sore Ini, Rupiah Masih Melemah

IHSG Ditutup Menguat Sore Ini, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Asuransi, Investasi, dan Dana Darurat, Mana yang Harus Diprioritaskan Lebih Dulu?

Asuransi, Investasi, dan Dana Darurat, Mana yang Harus Diprioritaskan Lebih Dulu?

Spend Smart
Rincian UMK Kota Bandung 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Rincian UMK Kota Bandung 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Whats New
Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Lembaga Penunjangnya

Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Lembaga Penunjangnya

Earn Smart
Cuma 5 Menit, Cara Mengisi Token Listrik di PLN Mobile

Cuma 5 Menit, Cara Mengisi Token Listrik di PLN Mobile

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.