SMF Sasar Pembiayaan untuk "Homestay" di Destinasi Wisata

Kompas.com - 21/01/2019, 16:20 WIB
Direksi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) saat memberikan paparan kepada media di Jakarta, Senin (21/1/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADireksi PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) saat memberikan paparan kepada media di Jakarta, Senin (21/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) berencana memberikan pembiayaan untuk homestay alias penginapan di empat daerah destinasi wisata.

Keempat destinasi wisata yang menjadi prioritas, yakni Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika dan Danau Toba, dengan perkiraan jumlah kebutuhan homestay mencapai 305 unit.

" Pembiayaan homestay ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membangun atau memperbaiki kamar rumah yang akan disewakan kepada wisatawan sehingga dapat mendatangkan penghasilan bagi pemilik dan menciptakan lapangan kerja,” ujar Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Baca juga: Dorong Ketersediaan Pasokan Rumah, SMF Luncurkan SOP Modal Kerja Konstruksi

Ananta menambahkan, program pembiayaan homestay ini menjadi salah satu inipihaknysiatif program yang akan dijalankan pihaknya pada tahun ini. Program homestay sendiri merupakan program yang ditujukan untuk mendukung program Kementerian Pariwisata.

SMF akan bekerjasama dengan BUMDes sebagai lembaga penyalur dan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata).

"Untuk program pembiayaan homestay saat ini pilot project-nya ada di Boyolali," kata Ananta.

SMF merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan tahun 2005 di bawah Kementerian Keuangan.

SMF memiliki tugas menyediakan dana jangka menengah dan panjang bagi pembiayaan perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X