Oxfam: Kekayaan Separuh Populasi Orang Miskin Dunia Setara dengan Harta 26 Miliarder

Kompas.com - 22/01/2019, 12:10 WIB
Ilustrasi kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin. THINKSTOCKS/ARTISTICCOIlustrasi kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Oxfam baru saja merilis data mengenai jumlah total kekayaan 26 orang terkaya di dunia setara dengan kekayaan hampir separuh populasi orang miskin di dunia. Tahun 2017, organisasi nirlaba asal Inggris ini juga telah membuat perhitungan, sebanyak 43 orang kaya di dunia memliki kekayaan setara dengan harta yang dimiliki separuh populasi miskin di dunia.

Dipublikasikan Senin (21/1/2019), Oxfam mencatat, harta miliarder naik 2,5 miliar dollar AS per hari di sepanjang 2018, meningkat 12 persen secara tahunan. Sementara separuh dari populasi orang miskin dunia mengalami penurunan harta hingga 11 persen sepanjang tahun.

Dikutip dari CNBC, laporan bertajuk Public Good or Private Wealth tersebut dirilis ketika delegasi pimpinan-pimpinan ekonomi negara-negara dunia tengah berkumpul di Davos, Swiss dalam rangka penyelanggaraan pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF).

Berdasarkan hasil riset tersebut, Oxfam pun meminta pemerintah di berbagai belahan dunia untuk meningkatkan pajak untuk korporasi juga orang-orang kaya untuk menekan angka kesenjangan.

Baca juga: Fakta tentang 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2018

Di dalam laporan tersebut dikatatan pemerintah cenderung semakin memperparah ketidaksetaraan dengan mengurangi dana pada layanan jasa sementara melakukan pemangkasan pajak korporasi juga gagal mengatasi orang-orang kaya yang lalai membayar pajak.

Padahal, dengan menambah setengah persen pajak penghasilan untuk orang-orang kaya tersebut dinilai bisa mendanai pendidikan 262 juta anak di dunia juga menyediakan layanan kesehatan dan menyelamatkan 3,3 juta jiwa.

Menurut Oxfam, sekitar 10.000 orang meninggal setiap hari karena mereka tidak dapat mengakses layanan kesehatan yang terjangkau.

Anak-anak di negara berkembang, menurut mereka memiliki risiko meninggal sebelum memasuki usai lima tahun dua kali lebih besar jika mereka berasal dari keluarga miskin. Sementara anak-anak keluarga mampu bisa menikmati pendidikan dua kali lebih lama.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Work Smart
[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

Whats New
Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.