Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Soal Budidaya Ikan, Sedikit Cerita dari Danau Toba...

Kompas.com - 22/01/2019, 18:31 WIB
|

Robin sendiri memang belum mencoba bercocok tanam, tetapi beberapa warga sana kata dia sudah mencoba berkali-kali untuk menanam bawang merah kembali seperti dulu.

“Sayangnya belum pernah sampai panen sudah mati duluan (tanamannya),” ujar dia.

Ujung-ujungnya, warga kembali berbudidaya ikan.

Akan tetapi, belakangan, berita mengenai menurunnya kualitas perairan Danau Toba mengusik mereka. Aktivitas budidaya ikan menggunakan KJA di sekitar Danau Toba disebut-sebut sebagai pencemar utama.  

Seperti trauma

Sebenarnya, menurunnya kualitas air Danau Toba tak sepenuhnya disebabkan KJA dan aktivitas budidaya ikan.

Hasil studi dari pusat riset Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menyebutkan bahwa Danau Toba adalah muara dari berbagai sungai di Sumatera Utara. Karena itulah, Danau Toba menerima limbah dari berbagai kegiatan industri dan rumah tangga, termasuk peternakan.

Meski demikian, asumsi mengenai aktivitas pada KJA sebagai pencemar utama kadung meluas. Saat ini, petani jadi harap-harap cemas menunggu kepastian apa yang akan pemerintah upayakan.  

“Namanya pencaharian utama kami dari sini, jelas kami takut. Belum apa-apa seperti ini saja, kami sudah seperti trauma memikirkan nasib (kami) nantinya kalau memang KJA harus dihilangkan,” ujar Robin lagi.

Ketakutan makin menjadi kala keadaan itu dihubung-hubungkan dengan kekhawatiran pemerintah akan dampaknya pada kunjungan wisatawan. Danau Toba memang jadi salah satu destinasi andalan untuk menggaet wisatawan mancanegara.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+