BPKH: Tidak Ada Satu Rupiah Dana Haji untuk Infrastruktur

Kompas.com - 24/01/2019, 14:20 WIB
Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu membuka Rakernas BPKH di Jakarta Kompas.com/Rakhmat Nur HakimKepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu membuka Rakernas BPKH di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan, tak ada dana haji yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Menutur Anggito, dana yang didapat pada 2018 sebanyak Rp 113 triliun ditempatkan untuk deposito di perbankan syariah dan digunakan untuk membeli surat berharga.

"Tidak ada satu rupiah pun dana haji untuk infrastruktur. Investasi kita hanya di surat berharga. Jadi rasio invest kita di 2018 sebesar 50 persen di bank dan 50 persen di surat berharga," ujar Anggito di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Baca juga: Sepanjang 2018, BPKH Kelola Dana Haji Sebesar Rp 113 Triliun

Anggito menambahkan, pada 2019 ada perubahan pengelolaan dana haji. Nantinya, 50 persen dana haji akan di tempatkan di bank syariah, 30 persen di surat berharga, 20 persen investasi langsung, dan sisanya investasi lainnya.

"Rencananya, investasi langsung tersebut terkait ibadah haji. Contohnya dengan BRI kita mau joint venture untuk akuisisi perusahaan pengadaan valas di Arab Saudi," kata Anggito.

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melaporkan dana haji yang dikelola sebesar Rp 113 triliun sepanjang 2018. Dana tersebut ditempatkan di bank syariah dan sebagian lainnya untuk investasi di surat berharga.

Anggito Abimanyu mengatakan, dana tersebut didapat dari 664.000 calon jemaah haji.

"Tahun 2018 ini kami melampaui target. Target kita Rp 111 triliun. Target calon jemaah juga melebihi target, dari targetnya 550.000 calon jemaah," ujar Abimanyu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X