13 Juta Orang Mampu di Indonesia Belum Pergi Haji

Kompas.com - 24/01/2019, 14:52 WIB
Kepala BPKH Anggito Abimanyu di Jakarta, Kamis (24/1/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKepala BPKH Anggito Abimanyu di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH) mencatat sebanyak 13 juta orang Indonesia yang mempunyai kemampuan ekonomi belum mendaftarkan diri untuk menjalankan ibadah haji.

Atas dasar itu, BPKH menargetkan bisa menjaring lebih banyak lagi calon jemaah haji dalam tiap tahunnya.

"Jadi kita buat estimasi bahwa sampai saat ini melihat penduduk Indonrsia dan yang mampu serta muslim belum daftar haji ada 13 juta. Dia ada tabungan dan penghasilan, tapi belum haji," ujar Kepala BPKH Anggito Abimanyu di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Baca juga: Sepanjang 2018, BPKH Kelola Dana Haji Sebesar Rp 113 Triliun

Di 2019 sendiri BPKH menargetkan dapat menjaring calon jemaah haji sebanyak 700.000. Di tahun sebelumnya, ada 664.000 orang yang mendaftar haji.

"Jadi target pertumbuhan calom jemaah haji akan kita tingkatkan terus," kata Anggito.

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana haji sebesar Rp 113 triliun sepanjang 2018. Dana tersebut ditempatkan di bank syariah dan sebagian lainnya untuk investasi di surat berharga.

Anggito mengatakan, dana tersebut didapat dari 664.000 calon jemaah haji.

"Tahun 2018 ini kami melampaui target. Target kita Rp 111 triliun. Target calon jemaah juga melebihi target, dari targetnya 550.000 calon jemaah," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X