Di Davos, Menkominfo Bahas Potensi Digital ASEAN

Kompas.com - 24/01/2019, 15:16 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Ekonomi Outlook 2019, Jakarta, Selasa (8/1/2019) Dok Kemenko Perekonomian Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Ekonomi Outlook 2019, Jakarta, Selasa (8/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memimpin diskusi yang membahas potensi digital ASEAN. Diskusi ini merupakan rangkaian kegiatan Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss pada Rabu (23/1/2019).

Bersama para pemimpin dari negara lain, perwakilan bisnis dan akademisi, Rudiantara membahas prioritas ASEAN di 2019 dan pengembangan bentuk-bentuk baru kerja sama antara publik-swasta terkait ekonomi digital.

Inisiatif Digital ASEAN Forum sendiri bertujuan untuk mendukung pengembangan ekonomi digital regional yang dinamis. Proyek yang diluncurkan pada April 2018 di Singapura ini sebelumnya telah membentuk lima gugus tugas yang terdiri dari para Menteri dan CEO.

Baca juga: Bukalapak dan Pemprov Bangka Belitung Dorong Pelaku UMKM Go Digital

"Masing-masing gugus tugas membahas tentang kebijakan data regional, akses digital ASEAN, upaya membangun komitmen bersama untuk meningkatkan keterampilan digital bagi tenaga kerja ASEAN, implementasi pembayaran elektronik, serta kerja sama dalam mengembangkan cybersecurity," kata Rudiantara dalam keterangan resminya, Kamis (24/1/2019).

Pertemuan ini fokus membahas kemajuan ASEAN dan menetapkan gagasan tentang apa yang seharusnya dilakukan ASEAN di tahun-tahun mendatang. Termasuk di dalamnya memahami peluang dan prioritas ASEAN, portofolio forum ASEAN di tahun 2018, dan menyelaraskan agenda dan inisiatif forum di 2019.

Sebagaimana diketahui, blok ASEAN terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan, dan kerja sama regional yang menjadi tantangan sekaligus peluang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X