BPKH Ingin Pertamina Beri Harga Avtur Khusus untuk Penerbangan Haji

Kompas.com - 24/01/2019, 15:30 WIB
Calon jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 6 memasuki  Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (18/7/2018). Sebanyak 24.524 calon jemaah haji dan 315 petugas akan diberangkatkan dari Asrama Haji embarkasi Jakarta. MAULANA MAHARDHIKACalon jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 6 memasuki Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (18/7/2018). Sebanyak 24.524 calon jemaah haji dan 315 petugas akan diberangkatkan dari Asrama Haji embarkasi Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH) tengah menjajaki kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) terkait harga avtur untuk penerbangan haji.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu berharap Pertamina memberikan harga avtur khusus bagi penerbangan haji.

"Kami sedang menjajaki. Sekarang harga avtur untuk semua jenis penerbangan kan sama. Nah kita minta diberikan diskon khusus untuk penerbangan haji saja," ujar Anggito di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Anggito menambahkan, pihaknya terus berusaha agar kerja sama ini dapat terlaksana.

"Itu berarti harus ada pengecualian, pengecualian itu harus ada pola kerjasamanya," kata Anggito.

Baca juga: Dirut Pertamina: Kami Tidak Bisa Sembarangan Mengubah Harga Avtur

Anggito menjelaskan, untuk tahun ini pihaknya mengalokasikan dana haji untuk investasi langsung. Investasi yang akan dilakukan terkait jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Rencananya, BPKH akan menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk melakukan investasi tersebut. Untuk Garuda, rencananya akan ada kerja sama untuk investasi di bidang katering dan perhotelan di Arab Saudi.

Sementara untuk BRI, rencananya akan digandeng untuk proses akuisisi perusahaan penukaran mata uang asing (money changer) di Arab Saudi.

"Ini mereka (BRI) akan ikut kita ke Arab Saudi minggu depan untuk menjajaki kemungkinan akuisisi untuk money changer. Money Changer di Arab Saudi itu dibutuhkan untuk jemaah Indonesia sehari-hari," ucap dia.

Tahun 2018, BPKH mengelola dana haji sebesar Rp 113 triliun. Sedangkan di 2019 BPKH menargetkan bisa mengelola dana haji sebesar Rp 121 triliun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X