Akan Luncurkan Pemindai QR Code, Bank Permata Tunggu BI

Kompas.com - 25/01/2019, 19:40 WIB
Jajaran Direksi Bank Permata saat peluncuran Permata Mobile X di Jakarta, Rabu (1/8/2018). Kompas.com/Mutia FauziaJajaran Direksi Bank Permata saat peluncuran Permata Mobile X di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu fitur dalam aplikasi Permatamobile X milik Bank Permata adalah tersedianya pemindai kode QR. Dengan fitur tersebut, pengguna bisa melakukan pembayaran hanya dengan memindai kode di merchant tertentu.

Direktur Teknologi dan Informasi Bank Permata Abdy D Salimin mengatakan, fitur tersebut masih menunggu perizinan sehingga belum bisa digunakan saat ini.

"QR code kami sudah ready, kami tunggu Bank Indonesia," ujar Abdy di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Abdy mengatakan, pihaknya sudah melakukan uji coba QR code sebelum aplikasi diluncurkan ke pasar. Sertifikasi juga sudah di tangan. Mengenai kapan resmi beroperasi, Bank Permata masih menunggu tindak lanjut dari BI.

Baca juga: Bank BUMN, Telkom, dan Pertamina Segera Luncurkan QR Code Link Aja

"Kalau sudah dibuka BI, kita bisa mulai. Sekarang kan BI lagi bangun ekosistem," kata Abdy.

Abdy mengatakan, penerapan sistem pembayaran menggunakan QR code sangat mendorong pembayaran nontunai di Indonesia. Caranya pun mudah hanya tinggal memindai kode yang terdapat di merchant, kemudian dalam sekali klik, pembayaran selesai.

"QR code di Indonesia standarnya dibuat di BI jadi semua bank bisa pakai. Bank-bank lain juga diharuskan untuk buka kan," kata Abdy.

Permatamobile X dianggap sebagai solusi bagi permasalahan pelanggan terkait perbankan. Banyak nasabah yang kerepotan untuk membuka rekening atau mengajukan kredit tanpa agunan karena harus datang ke kantor cabang. Melalui Permatamobile X ini, pengajuan bisa dilakukan melalui aplikasi.

"Aplikasi kita dibangun berdasar solving masalah customer. Jadi di mana saja bisa ber-banking dan tidak perlu datang ke cabang," kata Abdy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

Whats New
Menteri PUPR Minta Para Insinyur Berpartisipasi Bangun IKN Jadi Kota Masa Depan

Menteri PUPR Minta Para Insinyur Berpartisipasi Bangun IKN Jadi Kota Masa Depan

Whats New
Tunjangannya Rp 127 Juta Per Bulan, Ini Tugas dan Fungsi Sekda DKI

Tunjangannya Rp 127 Juta Per Bulan, Ini Tugas dan Fungsi Sekda DKI

Whats New
Kata Bos PLN soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik Nonsubsidi

Kata Bos PLN soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik Nonsubsidi

Whats New
FMCG Insights Minta Kemenkes Dukung BPOM soal Pelabelan BPA Galon Air

FMCG Insights Minta Kemenkes Dukung BPOM soal Pelabelan BPA Galon Air

Rilis
Bakal Terapkan Nontunai Nirsentuh, Pengendara Tak Lagi Berhenti di Gerbang Tol

Bakal Terapkan Nontunai Nirsentuh, Pengendara Tak Lagi Berhenti di Gerbang Tol

Whats New
TKDN Produk Kabel Tembus 95 Persen, Menperin: Predikatnya Wajib Dibeli

TKDN Produk Kabel Tembus 95 Persen, Menperin: Predikatnya Wajib Dibeli

Whats New
Distribusi Pupuk Subsidi Diawasi Secara 'Real Time'

Distribusi Pupuk Subsidi Diawasi Secara "Real Time"

Rilis
Pertama Kalinya, 20 Ton Beras Diregistrasikan ke Sistem Resi Gudang

Pertama Kalinya, 20 Ton Beras Diregistrasikan ke Sistem Resi Gudang

Rilis
Likuiditas Melimpah, BNI Siap Hadapi Kenaikan Permintaan Kredit

Likuiditas Melimpah, BNI Siap Hadapi Kenaikan Permintaan Kredit

Whats New
Simak Tips Agar Tidak Terjebak Investasi di Binary Option

Simak Tips Agar Tidak Terjebak Investasi di Binary Option

Spend Smart
Lindungi Data Penggunanya, Aplikasi Kesehatan Ini Raih ISO 27001

Lindungi Data Penggunanya, Aplikasi Kesehatan Ini Raih ISO 27001

Rilis
Sudah Adakah Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter di Pasar Tradisional? Pedagang: Belum Ada Nih!

Sudah Adakah Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter di Pasar Tradisional? Pedagang: Belum Ada Nih!

Whats New
Kata Direktur DJKN soal Anak Buahnya yang Palsukan Surat Aset Jaminan BLBI

Kata Direktur DJKN soal Anak Buahnya yang Palsukan Surat Aset Jaminan BLBI

Whats New
Kolaborasi Bank Aladin Syariah dan Google Percepat Inklusi Keuangan di Indonesia

Kolaborasi Bank Aladin Syariah dan Google Percepat Inklusi Keuangan di Indonesia

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.