Penumpang Turun, PT Pelni Lakukan Transformasi Bisnis

Kompas.com - 25/01/2019, 22:16 WIB
Kapal ternak PT PELNI saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/6/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaKapal ternak PT PELNI saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/6/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) melakukan transformasi bisnis seiring dengan turunnya jumlah penumpang.

Salah satunya dengan mengangkut batu bara dan angkutan barang lain untuk kebutuhan proyek PT PLN (persero). Hal itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (Mou) antara keduanya.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni Harry Boediarto mengatakan, pengangkutan  dan angkutan logistik PLN merupakan upaya perseroannya bertransformasi dari angkutan penumpang sebagai angkutan penugasan dan angkutan barang sebagai angkutan non Public Service Obligation (PSO). Ke depannya, Pelni diharapkan mendapatkan pendapatan tidak hanya dari PSO.

"Tanda tangan MoU ini menjadi momen penting transformasi bisnis dari angkutan penumpang ke angkutan barang,” ujar Harry dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/1/2019).

Baca juga: Layani Angkutan Lebaran 2018, Pelni Siapkan 26 Kapal Laut

Pada awal berdiri Pelni menekuni bisnis angkutan barang. Seiring kebijakan pemerintah, Pelni difokuskan untuk melayani angkutan penumpang yang dibiayai PSO.

Seiring dibangunnya infrastruktur bandara di beberapa wilayah telah mendorong meningkatnya dunia penerbangan dengan hadirnya tiket berbiaya murah atau LCC. Salah satu imbas dunia penerbangan, pelanggan kapal Pelni menurun rata-rata 7 persen per tahun.

Pada, 2012 tercatat 4,82 juta pelanggan dan pada 2018 pelanggan Pelni menjadi 3,62 juta pelanggan.

"Menurunnya pelanggan Pelni mendorong perseroan berusaha memaksimalkan kompetensi sumberdaya Pelni untuk mencari pelanggan baru, khususnya angkutan barang,” kata Harry.

Untuk melayani angkutan batubara PLN, pada tahap awal Pelni menyiapkan kapal angkutan curah agar dapat menyuplai bahan baku batu bara untuk kebutuhan listrik PLN di berbagai wilayah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Whats New
Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Whats New
Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Whats New
Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Rilis
IHSG 'Parkir' di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

IHSG "Parkir" di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X