BPJS Ketenagakerjaan Dorong Selebgram Daftar Jaminan Sosial

Kompas.com - 28/01/2019, 16:45 WIB
Ilustrasi Logo Instagram Hollywood ReporterIlustrasi Logo Instagram

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis mengatakan, pihaknya ingin mendorong pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah untuk mendaftarkan diri sebagai peserta jaminan sosial.

Tak terkecuali selebgram yang bekerja di industri kreatif. Sebab, risiko pekerjaan bisa saja mengintai sewaktu-waktu.

" Selebgram harus ikut BPJS Ketenagakerjaan. Bisa itu, kan penghasilannya besar," ujar Ilyas di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Baca juga: Petugas Pajak Pantau Selebgram hingga Vlogger

Dengan penghasilan yang besar, kata Ilyas, para selebgram itu bisa menabung untuk jaminan hari tua. BPJS Ketenagakerjaan juga menawarkan promo yang menarik.

Pemegang kartu BPJS bisa menjaga penghasilan sekaligus mengurangi beban pengeluaran dengan berbagai diskon. Ilyas mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan ribuan merchant untuk memberikan harga promo ke pemegang kartu BPJS Ketenagakerjaan.

"Ini kan meringankan pengeluatran sektor konsumsi, transportasi. Kita tidak keluar biaya karena kan membantu pasar merchant itu," kata Ilyas.

Baca juga: 100 Juta Pekerja Indonesia Disasar Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Dengan adanya penawaran itu, maka Ilyas menarik selebgram dan para pekerja sektor informal lainnya untuk menjadi peserta jaminan sosial.

"Kalau sektor informal ditambah, paling rendah iurannya Rp 16.800. Itu sudah termasuk perlindungan kecelakaan kerja dan kematian," kata Ilyas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meningkat di Tengah Pandemi, Kekayaan Global Tembus 400 Triliun Dollar AS

Meningkat di Tengah Pandemi, Kekayaan Global Tembus 400 Triliun Dollar AS

Whats New
Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Simak Saham-saham yang Bisa Dilirik Tahun 2021

Earn Smart
2 Dirut BUMN PT PAL Berturut-turut Tersandung Korupsi

2 Dirut BUMN PT PAL Berturut-turut Tersandung Korupsi

Whats New
Ini 3 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan agar UMKM Bisa Naik Kelas

Ini 3 Masalah Utama yang Harus Diselesaikan agar UMKM Bisa Naik Kelas

Smartpreneur
Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Sudah Lewat Masa Kritis, Realisasi Investasi Kuartal III Sentuh Rp 209 Triliun

Whats New
Presiden Ingin Ada Solusi atas Kelambanan Pengembangan Industri Turunan Batu Bara

Presiden Ingin Ada Solusi atas Kelambanan Pengembangan Industri Turunan Batu Bara

Whats New
Sri Mulyani: Dari Rp 120,6 Triliun, Realisasi Insentif Pajak di Bawah Rp 30 Triliun

Sri Mulyani: Dari Rp 120,6 Triliun, Realisasi Insentif Pajak di Bawah Rp 30 Triliun

Whats New
Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Robert Kuok, Bos Hotel Shangri-La yang Jadi Orang Terkaya di Malaysia

Whats New
Skandal Korupsi 1MDB, Inggris Denda Goldman Sachs Rp 1,86 Triliun

Skandal Korupsi 1MDB, Inggris Denda Goldman Sachs Rp 1,86 Triliun

Whats New
Kelistrikan Sulbar dan Sulteng Tersambung, PLN Hemat Rp 137,8 Miliar

Kelistrikan Sulbar dan Sulteng Tersambung, PLN Hemat Rp 137,8 Miliar

Whats New
Sistem Kelistrikan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah Akhirnya Tersambung

Sistem Kelistrikan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah Akhirnya Tersambung

Whats New
Airport Tax Dihapus, AP II: Harga Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Airport Tax Dihapus, AP II: Harga Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Whats New
Kolaborasi Lintas Sektoral, Kunci Memaksimalkan Manfaat Kartu Prakerja

Kolaborasi Lintas Sektoral, Kunci Memaksimalkan Manfaat Kartu Prakerja

BrandzView
Pemerintah Wajibkan Kementerian dan Lembaga Belanja Produk UMKM

Pemerintah Wajibkan Kementerian dan Lembaga Belanja Produk UMKM

Whats New
Mau Tukar Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Tukar Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X