Citilink Bantah Ada Permainan Kartel dalam Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Kompas.com - 29/01/2019, 06:16 WIB
Direktur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto di Jakarta, Senin (28/1/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto di Jakarta, Senin (28/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto membantah ada permainan kartel dalam kenaikan harga tiket pesawat beberapa waktu lalu.

Kenaikan harga tiket pesawat beberapa waktu lalu menuai polemik di masyarakat.

"Tidak ada kartel. Sama sekali tidak ada kartel (dalam kenaikan harga tiket pesawat," ujar Benny di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Benny mengaku, pihaknya sudah menurunkan harga tiket pesawat di beberapa rute.

"Saat ini memang kita sudah waktunya melakukan promo lah dan ini tidak ada kartel apa seperti yang diberitakan," kata Benny.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Mahal karena Ada Kartel?

Sebelumnya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI) menduga ada permainan kartel dalam kenaikan harga tiket pesawat.

"Saya menduga memang ada kartel atau oligopoli karena melibatkan dua perusahaan besar," ujar Ketua Harian YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Tulus mengaku telah dipanggil dewan pertimbangan presiden bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk membahas mengenai kenaikan harga tiket pesawat.

Berdasarkan hasil pengamatannya, kuat dugaan memang ada permainan kartel dalam kenaikan harga tiket pesawat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X