Pelita Samudera Shipping Tuntaskan Pembelian Kapal Baru

Kompas.com - 29/01/2019, 22:11 WIB
Ilustrasi Kapal Kargo Jenis Ocean Carrier WIKIMEDIA COMMONS/GNU FDLIlustrasi Kapal Kargo Jenis Ocean Carrier

JAKARTA, KOMPAS.com - Emiten logistik PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) menuntaskan pembelian kapal baru yang diberi nama Dewi Ambarwati. Kapal kelas Handysize untuk mengangkut batu bara, sejalan target ekspansi perseroan untuk memenuhi kebutuhan logistik untuk sektor energi.

Dengan kapasitas 32,000 bobot mati (dwt), Dewi Ambarwati merupakan kapal handysize kedua perseroan dan telah disewa untuk pengiriman batu bara di daerah Bunati, Kalimantan Selatan, dimulai sejak minggu pertama Januari 2019.

"PSSI menyelesaikan transaksi akuisisi kapal induk ini di akhir tahun 2018, seluruhnya dilunasi dengan kas internal," kata Sekretaris Perusahaan Pelita Samudera Shipping Imelda Agustina Kiagoes dalam pernyataannya, Selasa (29/1/2019).

Baca juga: Ekspansi Bisnis, Pelita Samudera Shipping Tambah 2 Kapal Baru

Dengan masuknya kapal induk baru ini, perseroan saat ini memiliki total armada sebanyak 80 unit, terdiri dari 38 unit kapal tunda, 37 unit tongkang, 3 unit fasilitas muatan apung (FLF) dan 2 unit kapal induk kelas handysize dibandingkan dengan 77 unit yang dimiliki pada awal tahun 2018.

Perseroan menghabiskan sekitar 21 juta dollar AS untuk belanja modal di tahun 2018 dibandingkan dengan sekitar 15,7 juta dollar AS di tahun 2017. Adapun belanja modal organik sebesar sekitar 50 juta dollar AS di 2019

"Ini terutama untuk pembelian kapal tunda, tongkang, dan kapal induk, yang akan didanai dari kombinasi pembiayaan eksternal dan internal, tergantung pada perkembangan dan kondisi pasar," terang Imelda.

Baca juga: Semester I 2018, Laba Bersih Pelita Samudera Shipping 4 Juta Dolar AS

Ia mengatakan, permintaan logistik lokal yang meningkat terutama untuk sektor energi dan mineral akan menjadi fokus utama Perseroan di tahun 2019.

Oleh karena itu, PSS menargetkan volume kargo sekitar 1,8 juta – 2,2 juta metrik ton di tahun 2019 untuk armada kapal induknya, tergantung kondisi pasar dan kemampuan untuk menambah jumlah armada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.