Citilink Pertimbangkan Usulan Penundaan Penghapusan Bagasi Gratis

Kompas.com - 30/01/2019, 07:59 WIB
Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo di Garuda Indonesia Training Center, Jakarta Barat, Rabu (23/1/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo di Garuda Indonesia Training Center, Jakarta Barat, Rabu (23/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo tengah mempertimbangkan usulan DPR RI yang meminta penghapusan bagasi gratis bagi penumpang rute domestik ditunda.

Seharusnya, Citilink akan menerapkan kebijakan tersebut pada 8 Februari 2019.

"(Tanggal penerapan) belum pasti. Ya kan kita nunggu nanti mau rapat sama (Ditjen) Perhubungan Udara sebentar lagi," ujar Juliandra usai rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (29/1/2019).

Baca juga: Ini Alasan Citilink Hapus Layanan Bagasi Gratis

Ia mengaku akan mempertimbangkan usulan tersebut. Namun, semua keputusan itu diserahkan ke Kementerian Perhubungan selaku regulator.

"Namanya masukan kita pasti pertimbangkan. Kita liat nanti saya enggak bisa ngomong saya harus ngomong sama Bu Dirjen dulu," kata Juliandra.

Kendati tengah mempertimbangkan usulan tersebut, lanjut dia, pihaknya akan terus melanjutkan sosialisasi mengenai penerapan bagasi berbayar ini kepada masyarakat.

"Sosialisasi jalan terus enggak apa-apa, masasalahnya pemberlakuan kapan ya itu," ucap dia.

Baca juga: Hapus Bagasi Gratis, Citilink Jamin Keamanan Barang Bawaan Penumpang

Sebelumnya, Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan menunda kebijakan para maskapai berbiaya rendah untuk menghapus layanan bagasi gratis bagi para penumpang rute domestiknya.

Hal tersebut teruang dalam kesimpulan rapat kerja yang digelar DPR RI dengan Kementerian Perhubungan dan perwakilan maskapai nasional, Selasa (29/1/2019).

"Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Udara untuk menunda pemberlakuan kebijakan bagasi berbayar hingga selesainya kajian ulang terhadap kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kelangsungan industri penerbangan nasional," ujar Wakil Ketua Komisi V Sigit Susiantomo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X