Kemenhub Akan Evaluasi Peraturan soal Harga Tiket dan Bagasi Berbayar

Kompas.com - 30/01/2019, 08:10 WIB
Polana Banguningsih di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (25/9/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOPolana Banguningsih di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengaku akan mengevaluasi peraturan menteri yang mengatur soal penerapan bagasi berbayar dan peraturan soal harga tiket pesawat.

Hal tersebut dikemukakan Polana saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

"Yang jelas kami akan lakukan kajian atau evaluasi terhadap semua aturan mulai dari PM 14 2016 sampai PM 185 2015," ujar Polana.

Mengenai tarif bagasi berbayar, Polana mengaku akan mengkaji peraturannya agar harganya tetap rasional.

Baca juga: DPR: Menhub Kecolongan soal Kenaikan Tiket dan Bagasi Berbayar

"Tentang bagasi berbayar baru sounding saja barangkali, kami akan memberlakukan aturan misalnya untuk tarif batas LCC ditambah bagasi berbayar yang 15 kg misalnya tidak boleh melebihi tarif batas atas medium service. Itu salah satu upayanya kami meninjau lagi terhadap semua regulasi terkait di atas," kata Polana.

Sebelumnya, Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan menunda kebijakan para maskapai berbiaya rendah untuk menghapus layanan bagasi gratis bagi para penumpang rute domestiknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut teruang dalam kesimpulan rapat kerja yang digelar DPR dengan Kementerian Perhubungan dan perwakilan maskapai nasional, Selasa (29/1/2019).

"Komisi V DPR RI mendesak Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Udara untuk menunda pemberlakuan kebijakan bagasi berbayar hingga selesainya kajian ulang terhadap kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kelangsungan industri penerbangan nasional," ujar Wakil Ketua Komisi V Sigit Susiantomo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.