Gubernur BI: Suku Bunga Acuan Sudah Hampir Mencapai Puncaknya

Kompas.com - 31/01/2019, 05:19 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ketika memberikan paparan kepada awak media di depan Masjid BI, Jumat (28/12/2018).KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ketika memberikan paparan kepada awak media di depan Masjid BI, Jumat (28/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan suku bunga bank sentral telah hampir mencapai puncaknya. Di 2018 BI telah menaikan suku bunga acuan hingga 6 persen.

"Tahun ini kami sering mengatakan suku bunga BI itu sudah hampir mencapai puncaknya. Kenapa? Karena kita sudah melakukan preemptive forward looking," ujar Perry di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Perry menjelaskan, di 2019 The Fed diperkirakan akan menaikan suku bunganya sebanyak dua kali. Namun, BI tak akan mengikuti langkah The Feds menaikan suku bunga acuan 7 days reverse repo rate.

"Kami sudah melakukan preemptive forward looking. Karena kita belajar nelakukan kebijakan sekarang untuk memitigasi resiko ke depan. Berdasarkan hal itu makanya kami mengatakan suka bunga BI sudah hampir mencapai puncaknya," kata Perry.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur Bulanan (BI) memutuskan meningkatkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebsar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen.

Jika diakumulasi, BI telah menaikkan suku bunga sebanyak enam kali sebesar 175 bps hingga November 2018.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, keputusan tersebut untuk menyikapi kondisi global, salah satunya adalah untuk menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X