Menhub Sepakat dengan Putusan MK Terkait Larangan Penggunaan GPS Saat Berkendara

Kompas.com - 31/01/2019, 13:15 WIB
Ilustrasi GPS shutterstockIlustrasi GPS

JAKARTA, KOMPAS.comMahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi terkait penggunaan Global Positioning System( GPS) di ponsel ketika berkendara.

Penggunaan perangkat navigasi ini dilarang karena dalam beberapa tahun ke belakang semakin banyak pengguna mobil atau pemotor yang menggunakannya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai langkah keputusan MK sudah tepat. Pasalnya, Kementerian Perhubungan juga sudah melarang penggunaan gawai ketika berkendara.

"Basically, keselamatan di antaranya itu meminta jangan menggunakan gadget. Tentang sanksinya itu kewenangan dari lembaga MK, tapi kami memang melarang siapa pun itu," ujar Budi Karya ketika di Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Lebih lanjut Budi mengimbau agar pengguna kendaraan yang memang perlu untuk menggunakan GPS agar berhenti dahulu dan tidak sembari berkendara.

Sementara itu, seperti sudah diberitakan sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Herman Ruswandi mengatakan, pihaknya akan melakukan penilangan untuk pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan GPS.

"Itu karena sangat berbahaya dan bisa menurunkan konsentrasi pengemudi," kata Herman.

Herman melanjutkan, secara aturan juga sudah jelas tertuang pada Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sehingga tidak ada alasan karena secara dasar hukum sudah sangat kuat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Realisasi Belanja dan Pendapatan DKI Jakarta Paling Besar se-Indonesia

Realisasi Belanja dan Pendapatan DKI Jakarta Paling Besar se-Indonesia

Whats New
Petani yang Cegah Alih Fungsi Lahan akan Dapat Insentif

Petani yang Cegah Alih Fungsi Lahan akan Dapat Insentif

Rilis
Luhut Sempat Khawatir Saat Pariwisata Bali Kembali Dibuka, Mengapa?

Luhut Sempat Khawatir Saat Pariwisata Bali Kembali Dibuka, Mengapa?

Whats New
Dirut PLN Beberkan Strategi Genjot Pembangunan Pembangkit EBT

Dirut PLN Beberkan Strategi Genjot Pembangunan Pembangkit EBT

Whats New
Pemerintah Kaji Kemungkinan Beri Subsidi Pulsa bagi Guru dan Murid

Pemerintah Kaji Kemungkinan Beri Subsidi Pulsa bagi Guru dan Murid

Whats New
Aset Kripto Lokal Ini Alami Lonjakan Harga hingga 200 Persen

Aset Kripto Lokal Ini Alami Lonjakan Harga hingga 200 Persen

Whats New
Airbnb Berencana Melantai di Bursa pada Akhir Tahun 2020

Airbnb Berencana Melantai di Bursa pada Akhir Tahun 2020

Whats New
Cegah Penyebaran Covid-19, PGN Terapkan Pembayaran Nontunai kepada Mitra

Cegah Penyebaran Covid-19, PGN Terapkan Pembayaran Nontunai kepada Mitra

Whats New
Antisipasi Munculnya Klaster Covid-19 di Perkantoran, PGN Sediakan Transportasi untuk Pekerja

Antisipasi Munculnya Klaster Covid-19 di Perkantoran, PGN Sediakan Transportasi untuk Pekerja

Whats New
Pria Tak Dikenal Masuk ke Pesawat Citilink yang Parkir di Bandara Raden Inten II Lampung

Pria Tak Dikenal Masuk ke Pesawat Citilink yang Parkir di Bandara Raden Inten II Lampung

Whats New
Temuan Vaksin Covid-19 Bikin Harga Emas Turun dari Level Tertinggi

Temuan Vaksin Covid-19 Bikin Harga Emas Turun dari Level Tertinggi

Whats New
Per 17 Agustus, UMKM Bisa Ikut Tender Proyek BUMN di Bawah Rp 14 Miliar

Per 17 Agustus, UMKM Bisa Ikut Tender Proyek BUMN di Bawah Rp 14 Miliar

Whats New
Menteri Teten: Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp 2,4 juta Dicairkan 17 Agustus 2020

Menteri Teten: Bantuan Produktif Usaha Mikro Rp 2,4 juta Dicairkan 17 Agustus 2020

Whats New
Nelayannya Sering Curi Ikan, Menteri Edhy akan Temui Pemerintah Vietnam

Nelayannya Sering Curi Ikan, Menteri Edhy akan Temui Pemerintah Vietnam

Whats New
Startup Perikanan eFishery Raih Pendanaan Seri B

Startup Perikanan eFishery Raih Pendanaan Seri B

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X