Menteri Perdagangan: Kita Mau Ekspor Tempe

Kompas.com - 31/01/2019, 20:08 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta Pusat, Minggu (16/12/2018)KOMPAS.com/Putri Syifa Nurfadilah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Jakarta Pusat, Minggu (16/12/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, Indonesia tengah bersiap untuk mengekspor salah satu makanan khasnya, yakni tempe, ke sejumlah negara.

"Kita mau ekspor tempe. Sekarang sedang dicari teknologi pangannya agar awet," kata Enggar di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/1/2019).

Enggar menyebutkan, dirinya akan bertemu dengan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) untuk membahas rencana ekspor tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syarifuddin menyampaikan, pihak Gakoptindo telah mempersiapkan produk tempe yang akan diekspor.

Baca juga: Cerita Menko Darmin Mau Didemo Pengusaha Tempe gara-gara DNI

"Persyaratan untuk ekspor dan lain-lain sudah dipenuhi. Kami siap dari segi kualitas maupun kuantitas," kata Ayip saat dihubungi.

Dalam hal ini, Gakoptindo menyasar negara-negara yang banyak ditinggali oleh orang Indonesia, antara lain Hong Kong, Korea Selatan, dan Timur Tengah.

Selama ini, Gakoptindo telah melakukan ekspor tempe, namun pemasarannya dilakukan secara sporadis dan belum memaksimalkan kualitas.

"Kami pernah ekspor, tapi karena kelamaan di jalan jadi tempenya rusak, busuk," sebut Ayip.

Untuk itu, pihaknya akan meminta dukungan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk dapat membantu menjaga kualitas tempe lewat teknologi dan melakukan pemasaran lebih baik.

"Sekarang teknologi sudah dibantu Kemenperin melalui Ditjen Industri Kecil Menengah (IKM) sampai bisa tahan antara 306 hari bahkan satu tahun tergantung kemasan dan lain-lain," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Ayip akan bertemu dengan Mendag Enggar untuk mendapatkan dukungan pemasaran di luar negeri.

"Nanti kalau sudah dibantu oleh Kemendag, kami punya target 50 kontainer per bulan," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X