CEO Tokopedia Ungkap Rencana Besarnya Usai Disuntik Rp 16 Triliun

Kompas.com - 31/01/2019, 21:06 WIB
Chief Executive Officer (CEO) Tokopedia William Tanuwijaya saat acara Forum Ekonomi, kerja sama antara Bank Indonesia dan Harian Kompas di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (26/10/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOChief Executive Officer (CEO) Tokopedia William Tanuwijaya saat acara Forum Ekonomi, kerja sama antara Bank Indonesia dan Harian Kompas di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Founder sekaligus CEO Tokopedia William Tanuwijaya membocorkan rencana perusahaan e-commerce dalam beberapa tahun ke depan.

Rencana ini ia ungkapan setelah Tokopedia kembali mendapatkan suntikan dana 1,1 miliar dollar AS, atau setara Rp 16 triliun pada Desember 2018 lalu.

"Kami ingin bangun pergudangan diseluruh Indonesia. Kenapa? karena Tokopedia punya data, punya teknologi," ujarnya dalam acara DBS Asian Insight Conference, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

"Jika kami bisa membangun pergudangan di Indonesia berbasis teknologi, space gudang-gudang itu bisa kami sewakan kepada 5 juta penjual kami," sambungnya.

Baca juga: Tokopedia: Kenaikan Tarif Pengiriman Barang Kurang Ideal

William meyakini, gudang berbasis teknologi yang akan dibangun Tokopedia akan memiliki dampak yang besar. Tak hanya untuk pedagang dan konsumen e-commerce, namun juga untuk pedagang konvensional.

Untuk pedagang e-commerce kata dia, gudang itu bisa menjadi "cabang" di daerah-daerah. Ini akan membuat pengiriman barang menjadi lebih cepat karena tak perlu dikirim dari tempat produksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bisnis offline pun akan mendapatkan keuntungan luar biasa. Toko-toko kelontong tidak perlu membangun pergudangan mereka sendiri, semua bisa gunakan gudang itu dengan kemampuan skala bisnis mereka sendiri," kata dia.

William belum menyebutkan dimana saja gudang berbasis teknologi itu akan dibangun. Namun Tokopedia mengincar beberapa kota strategis dengan jumlah konsumen yang besar.

"Kami tahu kota-kota mana yang punya konsumen yang besar. Di sanalah kami harus investasi," kata William.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.