Era Digital, Sarinah Tetap Bina Mitra UKM

Kompas.com - 31/01/2019, 23:43 WIB
Gedung pusat perbelanjaan Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/15). Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang dibangun dan diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.RADITYA HELABUMI Gedung pusat perbelanjaan Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (3/7/15). Sarinah merupakan pusat perbelanjaan pertama di Indonesia yang dibangun dan diresmikan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.

JAKARTA, KOMPAS.com - BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap membina kerja sama dengan UKM mitra.

Direktur Utama Sarinah GNP Sugiarta Yasa menuturkan, para mitra kerja telah bersama-sama membangun Sarinah tetap eksis dan berdiri kokoh di tengah persaingan dengan peritel modern dan asing.

"Mitra kerja merupakan hal yang sangat penting bagi Sarinah, tanpa mitra kerja Sarinah tidak akan eksis sampai saat ini," sebut Sugiarta dalam pernyataannya pada acara Sarinah Awarding Night di Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Baca juga: Perkuat Penjualan Online, Sarinah Gandeng E-Commerce

Adapun Direktur Ritel Sarinah Lies Permana Lestari mengungkapkan, pihaknya yakin dapat menghadapi era digital. Sebab, Sarinah telah menghadirkan platform e-commerce pula.

"Kami optimis tahun ini bisa lebih baik karena sudah mengembangkan sayap bisnis melalui platform e-commerce. Itu juga salah satu cara kita beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan meningkatkan pertumbuhan penjualan produk," jelas Lies.

Menurut dia, untuk menghadapi tantangan di era digital, salah satu kuncinya adalah beradaptasi dengan kondisi yang ada. Ini yang mendasari perseroan hadir dalam e-commerce.

Baca juga: Sarinah Bersolek Demi Pikat Millenial

"Kami punya dua motor penggerak penjualan yang akan kami terus pacu tahun ini, offline dan toko daring," imbuh Lies.

Ia menjelaskan, Sarinah pun memiliki ciri khas, yakni menjual produk khas Nusantara. Sarinah memiliki 500 mitra bisnis UKM yang menghasilkan lebih dari 300 produk khas daerah.

 




Close Ads X