Studi IUCN: Kelapa Sawit 9 Kali Lebih Efisien dari Sisi Pengunaan Lahan

Kompas.com - 04/02/2019, 13:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - International Union for Conservation of Nature (IUCN) merampungkan studinya terkait dengan kelapa sawit. Laporan itu sudah diserahkan kepada Kementerian Koordinator Perekonomian.

Hasilnya dari sisi pengunaan lahan, kelapa sawit 9 kali lebih efisien dibandingkan dengan komoditas penghasil minyak nabati lainnya yang ada dunia.

"Fakta berbasis ilmiah seperti ini sangat diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada publik, terkait pengembangan kelapa sawit di Indonesia,” ujar Menko Darmin di Jakarta, Senin (4/2/2019).

Terlebih kata Darmin, industri kelapa sawit terus mendapatkan berbagai tantangan, bukan hanya dari luar saja namun juga utamanya di Indonesia.

Baca juga: Harga Minyak Sawit Anjlok, Pemerintah Nolkan Pungutan Ekspor

Di tempat yang sama, Kepala Satgas Kelapa Sawit IUCN Erik Meijaard membenarkan bahwa pembukaan perkebunan kelapa sawit memang memiliki dampak kerusakan terhadap keanekaragaman hayati.

Namun bila minyak kepala sawit dilarang atau boikot, maka akan lebih banyak lahan yang digunakan oleh tanaman penghasil minyak nabati lainnya.

Wilayah tropis di Afrika dan Amerika Selatan merupakan daerah potensial untuk penyebaran kelapa sawit. Namun IUCN mengingatkan bahwa wilayah tersebut sangat kaya akan keanekaragaman hewani.

Wilayah tersebut merupakan habitat bagi 54 persen dari spesies mamalia yang terancam di dunia dan hampir 64 persen dari spesies burung yang terancam.

Baca juga: Kata Jokowi, Ini 5 Langkah Agar Kontribusi Ekspor Kelapa Sawit Maksimal

Ekosistem hutan tropis dan savana di Amerika Selatan dan Afrika akan terancam bila kelapa sawit digantikan oleh tanaman penghasil minyak nabati lainnya.

"Kelapa sawit akan tetap dibutuhkan dan kita perlu segera mengambil langkah untuk memastikan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan," kata Meijaard.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.