KILAS EKONOMI

Mentan Amran: Pejabat Kementerian Pertanian Harus Siap Layani Rakyat 24 Jam

Kompas.com - 05/02/2019, 16:18 WIB


KOMPAS.com -
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan agar para pejabat di Kementerian Pertanian, termasuk pejabat baru siap melayani rakyat 24 jam. 

“Semua pegawai terutama pejabat di Kementerian Pertanian harus siap melayani rakyat 24 jam, jangan ada handohone yang tidak aktif, siap 24 jam,” tegas Amran di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (4/2/19) seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (5/2/2019).

Siang itu, Amran melantik 22 pejabat Kementerian Pertanian yang terdiri dari 8 Eselon I dan 14 Eselon II. Pada sambutannya, Amran menegaskan kepada seluruh pegawai Kementerian Pertanian untuk fokus pada kesejahteraan petani dan siap mendedikasikan waktu melayani rakyat. 

Amran juga berterima kasih dan mengapresiasi suruh pegawai Kementerian Pertanian atas kinerja yang membawa kemajuan. 

“Apresiasi dan terima kasih atas kinerja bapak ibu selama lebih dari empat tahun dengan masa jabatan saya menjadi Menteri Pertanian selama ini, dapat dikatakan bahwa kita sudah menunjukan kinerja terbaik” ujar Amran. 

Amran menyebut berbagai prestasi yang mampu diwujudkan selama empat tahun ini. Seperti dalam hal inflasi pangan yang sebelumnya 11,35 persen pada 2013, dalam empat tahun terakhir, tepatnya 2017, inflasi pangan mampu ditekan hingga angka 1,26 persen.

Selain itu, capaian eskpor pertanian dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan peningkatan. Amran mengatakan pada 2016, nilai ekspor pertanian sebesar Rp 384,9 triliun, meningkat tajam di tahun 2018 menjadi Rp 499,3 triliun atau 29,7 persen. 

“Tidak hanya ekspor pertanian, PDB pertanian juga meningkat 47,2 persen dari Rp 994,8 triliun pada 2013 menjadi Rp 1.463,9 triliun pada 2018, ini lompatan luar biasa,” ujar Amran. 

Amran juga berpesan agar pejabat yang baru saja dilantik dapat berdedikasi penuh memberi kinerja terbaik, membangun kerja sama, dan segera melakukan akselerasi serta berdiskusi dengan pejabat sebelumnya. 

“Untuk Dirjen Pekebunan yang baru, target mengembalikan kejayaan rempah-rempah. Dirjen PSP fokus percepat pengadaan dan pendistribusian kebutuhan petani. Kepala Badan Karantina perketat kegiatan dilapangan dan tingkatkan proteksi hama dari luar. Prioritas kedepan kita adalah pembagian bibit gratis dari Provinsi hingga Kabupaten bahkan Universitas, kita ciptakan agen-agen baru pertanian” tegas Amran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mitigasi Perubahan Iklim Mahal, Kemenkeu: Dana Pemerintah untuk Transisi Energi Tidak Cukup...

Mitigasi Perubahan Iklim Mahal, Kemenkeu: Dana Pemerintah untuk Transisi Energi Tidak Cukup...

Whats New
YLKI Khawatir Konsumen Buru Rokok Murah, Jika Batasan Produksi Tak Diubah

YLKI Khawatir Konsumen Buru Rokok Murah, Jika Batasan Produksi Tak Diubah

Whats New
[POPULER MONEY] Beli Elpiji 3Kg Juga Pakai MyPertamina? | 10 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia

[POPULER MONEY] Beli Elpiji 3Kg Juga Pakai MyPertamina? | 10 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Pemerintah Dinilai Perlu Cepat Turun Tangan Atasi Kenaikan Harga Avtur

Whats New
Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Ditjen Pajak: Peserta PPS Meningkat Sangat Signifikan dalam 24 Jam

Whats New
Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Emiten Pengelola Lucy in The Sky Ekspansi Gerai di Baru di Cikini

Whats New
Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Begini Langkah INACA untuk Bantu Pemulihan Industri Penerbangan

Whats New
Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Daftar MyPertamina, Boleh Lebih 1 Kendaraan dalam 1 Akun

Whats New
Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Pertamina: 60 Persen Orang Kaya Nikmati BBM Subsidi

Whats New
INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

INACA Ungkap Tantangan yang Dihadapi Maskapai Penerbangan Saat Ini, Apa Saja?

Whats New
Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Simak 3 Tips agar UMKM Tembus Pasar Global

Work Smart
Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan 'Hijau', Ini Alasannya

Pemerintah Diminta Beri Insentif buat Produk Keuangan "Hijau", Ini Alasannya

Whats New
Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Daripada Impor Daging dari India, Peternak Minta Bulog Serap Sapi dan Kerbau Mereka yang Bebas PMK

Whats New
BERITA FOTO: Pandemi Mereda, 'Angin Segar' Bisnis Kuliner

BERITA FOTO: Pandemi Mereda, "Angin Segar" Bisnis Kuliner

Whats New
Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Pemotor Tak Perlu Daftar MyPertamina saat Beli Pertalite

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.