Gapki: Produksi CPO di 2018 Memecahkan Rekor

Kompas.com - 06/02/2019, 17:24 WIB
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/2/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAGabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( Gapki) mencatat produksi minya kelapa sawit (crude palm oil/ CPO) dalam negeri memecahkan rekor di 2018.

Menurut mereka produksi CPO di 2018 yang sebanyak 43 juta ton merupakan yang terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Produksi CPO di 2018 43 juta ton. Tahun 2017 itu 28 juta ton. Naiknya 12,5 persen. Tahun 2018 rekor tertinggi produksi karena kita tidak pernah turun," ujar Ketua Umum Gapki Joko Supriyono di Jakarta, Rabu (3/2/2019.

Joko menambahkan, kenaikan angka produksi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, usai dampak badai el nino yang terjadi beberapa tahun lalu.

Baca juga: Studi IUCN: Kelapa Sawit 9 Kali Lebih Efisien dari Sisi Pengunaan Lahan

Namun, dia memprediksi produksi minyak kelapa sawit di 2019 tak akan sebesar di tahun lalu.

"Produksi kita 2018 meningkat 4 juta lebih, itu siklus, mungkin karena dampak el nino beberapa tahun ke belakang dan produksi 2019 tidak akan sebanyak 2018. Mungkin hanya naik 4 persen," kata Joko.

Peningkatan jumlah produksi ini, lanjut Joko, berdampak juga ke peningkatan ekspor minyak kelapa sawit. Kenaikan ekspor di 2018 naik 8 persen ketimbang 2017 lalu.

"Dari 32,18 juta ton pada 2017 meningkat menjadi 34,71 juta ton di 2018," ucap dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X