Jumlah Orang Kaya di Hong Kong Merosot karena Perang Dagang

Kompas.com - 07/02/2019, 05:58 WIB
Ilustrasi miliarder Thinkstockphotos.comIlustrasi miliarder

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat mengambil alih posisi New York sebagai kota dengan populasi orang kaya terbesar di dunia pada 2017, Hong Kong harus rela terperosok ke posisi keempat karena jumlah orang kaya di kota tersebut berkurang lebih dari 11 persen, dari 440.000 individu menjadi 391.595 individu.

Berdasarkan riset yang dilakukan Wealth-X, terkoreksinya pasar modal Hong Kong dan China akibat perang dagang China dan Amerika Serikat menjadi alasan utama jatuhnya posisi Hong Kong sebagai kota dengan populasi penduduk kaya terbesar di dunia.

Setidaknya terdapat 391.595 orang kaya atau individu dengan jumlah kekayaan di atas 1 juta dollar AS di Hong Kong, atau setengah dari jumlah orang super kaya di Amerika Serikat.

Padahal, pergerakan pasar keuangan global yang begitu positif sepanjang 2017 telah mendorong Hong Kong melampaui New York karena berhasil meningkatkan jumlah orang kayanya sebesar 31 persen selama satu tahun.

Adapun New York kembali menduduki posisi pertama meski mengalami penyusutan populasi orang super kaya sebesar 0,6 persen, dengan jumlah individu kurang dari satu juta orang.

Posisi kedua ditempati oleh Tokyo yang melampaui Los Angeles meski mencatatkan penurunan jumlah populasi yang cukup tajam, atau sebesar 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

London dan Paris merupakan representasi Eropa di 10 besar kota dengan jumlah populasi orang kaya terbanyak di dunia. Keduanya merupakan negara dengan populasi orang kaya yang terpusat di ibu kota, berbeda dengan pola persebaran orang kaya yang cenderung tersebar di penjuru wilayah seperti di Jerman.

Berikut adalah 10 kota di dunia dengan populasi orang kaya terbesar:

1. New York 978.810 individu
2. Tokyo 593.025 individu
3. Los Angeles 576.255 individu
4. Hong Kong 391.595 individu
5. London 372.270 individu
6. Chicago 353.775 individu
7. Paris 345.175 individu
8. San Fransisco 314.055 individu
9. Washington DC 301.495 individu
10. Dallas 298.220 individu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal THR Pekerja, Ini Kata Dunkin' Donuts

Soal THR Pekerja, Ini Kata Dunkin' Donuts

Whats New
Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Erick Thohir: BUMN Akan Buka 2.300 Lowongan Magang

Work Smart
[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

[POPULER MONEY] Profil Lin Che Wei | Jabatan Lin Che Wei di Kemenko Perekonomian | MLFF Bakal Gantikan e-Toll

Whats New
Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.