Para Dubes Diminta Aktif Bantu Ekspor dan Promosi Insentif Investasi

Kompas.com - 07/02/2019, 12:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019).Kompas.com/Mutia Fauzia Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengumpulkan para duta besar Indonesia untuk negara-negara sahabat di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/2/2019) malam.

Secara khusus, Darmin meminta para Dubes untuk aktif membantu meningkatkan ekonomi Indonesia, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.

"Kami harapkan, kita mau ekspor bagaimana caranya Anda membantu kita untuk mengembangkan ekspor," ujar Darmin.

Baca juga: Dubes RI untuk Singapura Dorong Wirausaha Muda Perbanyak Ekspor

Saat ini kata dia, pemerintah sedang berupaya untuk meningkatkan ekspor. Hal ini penting agar defisit neraca perdagangan tidak lagi mengalami defisit.

Pada 2018 misalnya, sedikit neraca perdagangan mencapai 8,57 miliar dollar, atau yang terburuk yang pernah tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Kedua, Darmin meminta agar para Dubes RI di negara maju untuk mempromosikan sejumlah hal yang berkaitan dengan investasi.

"Di negara yang lebih maju kita ada skema dan insentif untuk investasi yang membutuhkan industri kelompok besi baja dan petrokimia," kata Darmin.

Baca juga: BKPM: Realisasi Investasi Tahun 2018 Cukup Mengecewakan

Seperti diketahui, investasi merupakan salah satu komponen penting mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pada 2018, pertumbuhan investasi melambat dari di atas 10 persen pada 2017 menjadi sekitar 4 persen pada 2018.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X