Asperindo: Pengusaha Logistik Tak Hentikan Pengiriman meski Tarif Kargo Naik

Kompas.com - 09/02/2019, 09:52 WIB
Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin (26/11/2018).KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin (26/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia ( Asperindo) menemui pihak maskapai penerbangan terkait isu soal bisnis dan tarif kargo yang menjadi polemik belakangan ini.

Sejumlah pengusaha mengeluhkan tingginya tarif kargo yang memberatkan biaya ekspedisi mereka.

Kemudian, muncul isu bahwa mereka akan mogok melakukan pengiriman lewat maskapai penerbangan.

Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi mengatakan, pertemuan dilakukan untuk meminta klarifikasi dari pihak maskapai.

Baca juga: JNE Tegaskan Tidak Hentikan Kiriman Via Kargo Udara

Isu tersebut, menurut hemat kami, kurang tepat dan kurang kondusif bagi semua pihak dan stakeholder,” ujar Feriadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/2/2019).

Feriadi menambahkan, Asperindo beserta seluruh anggota secara resmi tidak pernah menyatakan penghentian pengiriman kargo lewat maskapai penerbangan.

Di sisi lain, maskapai juga menyatakan tidak pernah secara resmi menyetop pengiriman barang atau kargo dari seluruh anggota Asperindo.

Feriadi mengatakan, dalam berbisnis kesalahpahaman mungkin saja terjadi. Oleh karena itu, isu tersebut harus segera diluruskan.

“Melalui kesempatan penjelasan ini, kami menganggap bahwa tidak lagi terdapat kesalahpahaman antara Asperindo dan seluruh anggotanya dengan maskapai," kata Feriadi.

Selain itu, Asperindo juga memahami segala keputusan bisnis yang diambil pihak maskapai untuk keberlangsungan bisnis dan industri kargo secara jangka panjang.

"Kami tetap berkomitmen untuk tetap menjaga suasana tetap kondusif dan akan tetap saling mendukung satu sama lain," lanjut Feriadi.

Feriadi menambahkan, pihaknya juga sepakat dengan maskapai penerbangan untuk sama-sama membangun industri logistik nasional yang berkelanjutan dan terus meningkatkan komunikasi yang kondusif.

Baca juga: Tarif Kargo Pesawat Mahal, Ini yang Dilakukan Kemenhub

Ini penting dilakukan guna meningkatkan daya saing regional dan global. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. 

Dengan ini, Asperindo dan maskapai pun sepakat akan terus berdiskusi untuk mencari jalan keluar terkait tarif serta layanan kargo demi kelangsungan bisnis bersama.

"Kami yakin bahwa semua keputusan bisnis yang diambil oleh masing-masing pihak dilatarbelakangi dan dimaksudkan untuk menjaga ekosistem industri angkutan kargo tetap baik. Hal ini demi keberlangsungan bisnis jangka panjang," kata Feriadi.



Close Ads X