Buntut Kematian Taruna, Direktur ATKP Makassar Dinonaktifkan

Kompas.com - 10/02/2019, 09:17 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (19/12/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menonaktifkan Direktur Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar Agus Susanto setelah tewasnya seorang taruna, Aldama Putra Pangkolan (19). 

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menenjuk Muhammad Rusdi sebagai pelaksana tugas atau Plt. 

"Setelah kami melakukan investigasi dan pertemuan internal, kami memutuskan menonaktifkan direktur ATKP Makassar dan menskorsing satu orang untuk menjalani pemeriksaan pihak kepolisian," kata Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (10/2/2019).

Baca juga: Orangtua Duga Aldama Tewas Dikeroyok Taruna Senior ATKP Makassar

Setelah melakukan investigasi internal, pihaknya menduga telah terjadi penyimpangan sistem dan prosedur hingga menyebabkan kematian Aldama.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan kepolisian.

"Berdasarkan hasil investigasi internal, kami memutuskan untuk melakukan pergantian personel terhadap seluruh lini di ATKP Makasar yang terlibat saat kejadian," ujarnya.

Baca juga: Seandainya Tahu Anak Saya Begini, Saya Tidak Sekolahkan Dia di ATKP

Budi mengatakan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub telah menerapkan aturan untuk mencegah terjadinya kekerasan di dalam kampus atau sekolah antartaruna.

"Pembenahan pola pengasuhan dan sosialisasi secara terus-menerus telah disampaikan dosen, para pengawas, dan unsur kampus/sekolah kepada para taruna setiap mengajar. Kami selalu ingatkan bahwa budaya kekerasaan bukanlah hal yang benar karena di dunia kerja pun tidak ada senior-yunior, yang ada profesionalisme dalam pembelajaran," ucap Budi. 

BPSDMP Kemenhub akan meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Pihaknya akan menambah tenaga pengawas dan pengasuh taruna-taruni pada sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Aniaya hingga Tewas Adik Kelasnya, Taruna Senior ATKP Diancam 15 Tahun Penjara

Sebelumnya, seorang taruna ATKP, Aldama Putra Pangkolan (19), tewas dengan sekujur tubuh penuh luka lebam karena dianiaya seniornya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X