Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Ini Kata Lion Air

Kompas.com - 11/02/2019, 10:49 WIB
Ilustrasi tiket pesawatTHINKSTOCK Ilustrasi tiket pesawat

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga tiket pesawat sejumlah rute penerbangan masih dikeluhkan mahal oleh masyarakat. Padahal pada Januari 2019, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) sepakat menurunkan harga tiket.

Perusahaan penerbangan Lion Air mengungkapan bahwa saat ini masih terjadi situasi musim sepi penumpang pesawat.

"Persentase jumlah penumpang, kami belum bisa berikan," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Meski begitu, Danang mengatakan, tiket pesawat yang dijual oleh Lion Air tetap dalam koridor yang diperbolehkan oleh regulator yakni Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Tiket Pesawat Masih Mahal, Kemenhub Ungkap Penyebabnya

"Harga tiket yang kami jual masih sesuai koridor di bawah tarif batas atas," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai ada sejumlah sebab hingga kini harga tiket pesawat masih mahal. Salah satunya karena siklus tahunan yang sedang terjadi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti mengatakan, saat ini sedang terjadi fase musim sepi atau low season. Ini biasanya terjadi pada Januari dan Februari.

Oleh karena itu, banyak maskapai penerbangan yang memanfaatkan dan memaksimal tarif tiket sesuai tarif batas atas.

"Karena airline juga butuh 'hidup' dan itu salah satu sebabnya kenapa (tiket masih mahal). Sebenarnya tidak terlalu tinggi, masih batas wajar," kata Pramesti di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (10/2/2019).



Close Ads X