Standard Chartered: Siapa Pun Presidennya Tak Akan Pengaruhi Keputusan Investor

Kompas.com - 11/02/2019, 18:24 WIB
Standard Chartered Bankthetimes.co.uk Standard Chartered Bank

JAKARTA, KOMPAS.com — Managing Director and Head Wealth Management Standard Chartered Bank Indonesia Bambang Simarno mengatakan, tahun politik tak akan menggoyahkan sikap investor untuk mengambil langkah-langkah tahun ini.

Menurut dia, investor cenderung menganggap tahun politik bukanlah momok yang harus dikhawatirkan untuk agresif di pasar.

"Siapa pun presidennya, kalau kita lihat sih, tidak akan memengaruhi investor apakah positif atau negatif," ujar Bambang di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Bambang mengatakan, investor meyakini bahwa siapa pun presiden yang terpilih nanti, tujuannya untuk Indonesia sama-sama positif. Kedua pasangan calon sama-sama ingin memajukan perekonomian, memperbaiki infrastruktur, dan mengejar pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

"Jadi kayaknya mereka, para investor, lebih melihat ke fundamental ekonomi," kata Bambang.

Bambang menyadari, tahun politik juga menimbulkan ketidakpastian. Namun, melihat tren ke belakang di Pilpres 2009 dan 2014, iklim pasar justru positif.

Pada 2009, kinerja IHSG di atas 20 persen. Sementara pada 2014, kinerja naik menjadi 40 persen. Tahun ini pun diharapkan memiliki kinerja yang sama positifnya dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya.

"Kalau dilihat tren sebelumnya, pilpres memang banyak didukung dengan makin banyaknya pembelanjaan yang berkaitan dengan pemilu," kata Bambang.

Ditambah lagi dengan faktor eksternal yang cukup positif, yakni kecenderungan kenaikan suku bunga The Fed yang melambat dan perang dagang yang mulai mereda. Di awal tahun ini, kinerja saham juga membaik, yakni di atas 6.500.

"Maka, kami positif dengan tahun ini, baik bonds maupun saham yang akan mengalami pertumbuhan positif," kata Bambang.




Close Ads X