Kompas.com - 12/02/2019, 18:45 WIB
Ilustrasi tabungan www.shutterstock.comIlustrasi tabungan

"Rata-rata orang Indonesia berani berbisnis tapi tidak berani investasi, ini agak ganjil sebenarnya. Karena kalau kita lihat ketika kita investasi pada instrumen saham, kita membeli satu perusahaan yang sedang melakukan bisnis, ini kan hampir sama dengan kita sendiri yang melakukan bisnis," ujar dia.

Proses investasi untuk menyiapkan dana hari tua juga harus dimulai sendini mungkin, meski jumlah yang diinvestasikan di awal mungkin tak seberapa. Steven mengilustrasikan, jika seseorang berinvestasi dalam jangka waktu 10 tahun hingga 15 tahun lebih cepat dengan jumlah uang seper sepuluh lebih kecil, hasil yang didapatkan akan lebih tinggi jika investasi dilakukan 10 tahun hingga 15 tahun lebih lambat.

Pasalnya, ketika seseorang semakin terlambat melakukan investasi, dia harus mengompensasisksan waktu yang dia buang dengan jumlah investasi yang lebih besar.

"Biasakan ke anak-anak saat mereka sudah bisa make money untuk mulai melakukan plan. Karena memulai sedini mungkin adalah kunci. Warren Buffett saja investasi mulai dari 11 tahun," ujar Steven.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.