Pesawat Boeing 737-800 NG Bisa Mendarat di Bandara Silangit

Kompas.com - 14/02/2019, 14:29 WIB
Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Bandara Silangit resmi menjadi bandara internasional, Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Sabtu (28/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Internasional Silangit di Siborongborong, Tapanuli Utara mulai melayani penerbangan pesawat sekelas Boeing 737-800 Next Generation (NG).

Hal ini menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata nasional, khususnya kawasan wisata Danau Toba.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, sektor pariwisata di Danau Toba akan semakin tumbuh seiring dengan meningkatnya kemampuan Bandara Silangit dalam melayani penerbangan.

“Maskapai menyambut baik karena Silangit sekarang bisa didarati pesawat 737-800 NG atau yang sekelas seperti 737-900 ER dan Airbus A320, karena biaya operasional jauh bisa ditekan dan di sisi lain kapasitas kursi (seat capacity) penumpang justru meningkat," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/2/2019).

Baca juga: Buka Rute Kuala Lumpur-Silangit, AirAsia Beri Tiket Promo dari Rp 100.000

Awaluddin menambahkan, Sriwijaya Air merupakan maskapai perdana yang mengoperasikan Boeing 737-800 NG di rute Jakarta-Silangit sejak kemarin.

Sebelumnya, Sriwijaya Air menggunakan pesawat Boeing Classic berkapasitas 120 penumpang atau lebih sedikit dibandingkan dengan 737-800 NG yang mampu mengangkut 189 penumpang.

Setelah Sriwijaya Air, Garuda Indonesia rencananya juga akan mengoperasikan 737-800 NG di rute Jakarta – Silangit mulai 18 Februari 2019. Sebelumnya, Garuda menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ-1000 yang berkapasitas di bawah 100 penumpang.

Baca juga: Batik Air Buka Rute ke Silangit Danau Toba

Diharapkan dalam waktu dekat, satu maskapai lagi akan membuka penerbangan langsung di rute Jakarta – Silangit.

"Sebelum ini ada keraguan di pihak maskapai untuk membuka penerbangan di Bandara Silangit karena hanya jenis pesawat tertentu yang bisa mendarat, padahal armada maskapai nasional banyak diperkuat 737-800 NG, 737-900 ER dan Airbus A320. Tapi sekarang, maskapai akan sangat tertarik membuka penerbangan di Bandara Silangit,” kata Awaluddin.

Angkasa Pura II juga akan memperluas terminal penumpang pesawat hingga lima kali lipat dari saat ini 2.500 meter persegi menjadi 10.499 meter persegi.

Perluasan terminal itu membuat Bandara Silangit bisa mengakomodir pergerakan hingga 1 juta penumpang per tahun, dari saat ini hanya sekitar 500.000 penumpang.




Close Ads X