KILAS EKONOMI

Pentingnya Komitmen Daerah untuk Sukseskan Program Pertanian 2019

Kompas.com - 15/02/2019, 11:35 WIB
Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Eddy dalam rapat teknis (Ratek) di Banjarmasin, 13-15 Feb 2019. Ratek diikuti oleh 160 pejabat daerah dalam lingkup pertanian.Dok. Humas Kementan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Eddy dalam rapat teknis (Ratek) di Banjarmasin, 13-15 Feb 2019. Ratek diikuti oleh 160 pejabat daerah dalam lingkup pertanian.

KOMPAS.com - Berbagai program pertanian telah disiapkan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk bisa mencapai target di tahun 2019.

Selain program yang tepat, kesiapan dan komitmen pejabat daerah juga perlu ditekankan guna menyukseskan program pemerintah.

Hal inilah yang disoroti Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Eddy dalam rapat teknis (Ratek) di Banjarmasin, 13-15 Feb 2019. Ratek diikuti oleh 160 pejabat daerah dalam lingkup pertanian.

"Komitmen dan tanggung jawab pejabat daerah sangat penting karena mereka adalah kepanjangan tangan pemerintah untuk menggapai rakyat di daerah," ujar Sarwo Eddy sesuai rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (14/2/2019).

Ratek ini sendiri juga merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dan sinkronisasi (Rakorsin) yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu di Kota Bogor, Jawa Barat.

Berbeda dengan Rakorsin yang bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan program lingkup Ditjen PSP sekaligus menyusun strategi percepatan pelaksanaan kegiatan lingkup Ditjen PSP tahun anggaran 2019.

Ratek merupakan kegiatan yang lebih untuk mendetailkan strategi percepatan pelaksanaan kegiatan dari program yang telah disusun. 

Pada kesempatan ini, dapat disepakati pula kebijakan relokasi kegiatan dan komitmen daerah terkait kesanggupan melaksanakan kegiatan lingkup Ditjen PSP.

Rpat teknis (Ratek) Dirjen PSP Kmentan di Banjarmasin, 13-15 Feb 2019 diikuti oleh 160 pejabat daerah dalam lingkup pertanian.Dok. Humas Kementan Rpat teknis (Ratek) Dirjen PSP Kmentan di Banjarmasin, 13-15 Feb 2019 diikuti oleh 160 pejabat daerah dalam lingkup pertanian.

Alokasi anggaran pembangunan

Sebagai informasi, pada tahun ini alokasi anggaran pembangunan prasarana dan sarana pertanian adalah sebesar Rp 4,92 triliun atau 23,39 persen terbesar kedua dari total anggaran Kementerian Pertanian senilai Rp 21,06 triliun".

Proporsi besaran anggaran yang dialokasikan kepada Ditjen PSP ini menunjukkan bahwa program penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan pertanian nasional," ungkap Sarwo Eddy.

Oleh karena itu, tambahnya, secara khusus ia ingin memastikan dan meminta agar para pejabat bekerja serius dan bersungguh-sungguh agar anggaran yang sudah dialokasikan tersebut dapat segera diserap dan kegiatan lapangan dapat segera dieksekusi.

"Kami harus bekerja keras dan secara terus menerus meningkatkan kinerja sehingga harapan dan target yang sudah ditetapkan dapat dicapai tepat waktu," lanjutnya saat membuka Ratek Ditjen PSP, Kamis (14/2/2019).

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X