Kompas.com - 15/02/2019, 13:42 WIB
Press conference merger PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk di Jakarta, Jumat (1/2/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAPress conference merger PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rapat umum pemegang saham, PT Bank Tabungan Pensiunan Negara Tbk (BTPN) yang merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) melakukan persetujuan laporan keuangan dua perusahaan tersebut. Dalam rapat itu juga diputuskan bahwa tidak ada pembagian dividen.

"Persetujuan tahun ini semua laba digunakan sebagai modal. Kita tidak bagikan deviden," ujar Direktur Utama BTPN Ongki Wanadjati Dana usai RUPS di Menara BTPN, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Adapun laba bersih BTPN pada 2018 adalah Rp 4,38 triliun. Ongki mengatakan, pihaknya tak membagi dividen untuk memperkuat permodalan. Dengan adanya merger BTPN dan SMBCI, maka asetnya lebih besar dan kuat. Salah satu keuntungannya yakni jangkauan BTPN bis alebih luas dalam menjangkau segmen korporasi dan ritel.

"Kita harap ke depannya selalu memiliki permodalan cukup," kata Ongki.

Ongki menambahkan, tahun ini, BTPN memprediksi posisi rasio permodalan (CAR) sekitar 20 persen. Pada 2018, CAR BTPN sebesar 22,9 persen.

Di sisi lain, BTPN juga punya rencana jangka panjang agar masuk bank Buku IV. Oleh karena itu, mereka memupuk laba agar modal mereka cukup untuk menjadi syarat buku IV terpenuhi pada 2021.

"Kalau setiap tahun bisa (laba) Rp 3 triliun, ya perkiraannya 2021 untuk sampai ke buku IV," kata Ongki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.