Pengamat: Tarif LRT Jabodebek Idealnya Rp 10.000

Kompas.com - 15/02/2019, 13:49 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pemasangan rel kereta ringan atau light rail transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Jakarta, Jumat (28/9/2018). Infrastruktur menjadi salah satu yang disuarakan Indonesia di forum IMF-World Bank Annual Meeting 2018.ANTARA/APRILLIO AKBAR Sejumlah pekerja menyelesaikan pemasangan rel kereta ringan atau light rail transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Jakarta, Jumat (28/9/2018). Infrastruktur menjadi salah satu yang disuarakan Indonesia di forum IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat transportasi Dharmaningtyas menilai tarif ideal untuk Light Rail Transit ( LRT) Jabodebek sebesar Rp 10.000. Tarif LRT Jabodebek sendiri saat ini dipatok Rp 12.000.

"Saya lebih condong tarifnya (LRT Jabodebek) Rp 10.000 dengan konsekuensi subsidi bertambah," ujar Dharmaningtyas di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Dharmaningtyas menilai tarif Rp 10.000 bisa menarik masyarakat yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi berpindah menggunakan LRT Jabodebek.

Kendati begitu, dia mengakui beban subsidi yang dikeluarkan pemerintah akan bertambah dengan tarif Rp10.000 itu.

"(Penambahan subsidi) itu lebih baik daripada kendaraan bermotor memadati kota Jakarta, kerugainnya akan jakuh lebih besar," kata Dharmaningtyas.

Selain itu, dia juga mengusulkan nantinya tiket LRT Jabodebek terintegrasi dengan moda transportasi lainnya, seperti MRT, Transjakarta dan KRL Jabodetabek.

"Sebaiknya ke depan satu sitem pembayaran. Mungkin bayar Rp 15.000 bisa naik LRT, MRT, Transjakarta dan KRL," ucap dia.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X