Luhut: Kita Mau Avtur Tidak Dimonopoli

Kompas.com - 15/02/2019, 20:39 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan memberi keterangan di kantornya, Jakarta, Senin (14/1/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Maritim), Luhut Binsar Pandjaitan memberi keterangan di kantornya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan Pertamina tak memonopoli penjualan avtur di Indonesia.

"Kita mau buat itu (penjualan avtur) supaya jangan monopolilah," ujar Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Namun, Luhut tak menjelaskan secara rinci langkah apa yang tengah disiapkan pemerintah.

Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Hapus PPN Avtur

Dia hanya mengatakan, permasalahan harga avtur yang dianggap para maskapai kemahalan ini sedang dibahas.

" Avtur lagi dikaji detilnya gimana," kata Luhut.

Luhut juga belum bisa memastikan apakah pemerintah akan menurunkan harga avtur dalam waktu dekat ini.

"Belum tahu, mereka lagi kaji," ucap dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo akan memanggil Direktur Utama PT Pertamina setelah mendengar keluhan pengusaha hotel terkait mahalnya harga avtur yang berakibat pada tingginya harga tiket pesawat dan sepinya kamar-kamar hotel di daerah.

"Berkaitan dengan harga tiket pesawat, saya terus terang juga kaget. Dan malam hari ini saya juga baru tahu dari Pak Chairul Tanjung. Mengenai avtur, ternyata avtur yang dijual di Soekarno-Hatta itu domonopoli oleh Pertamina," ujar Jokowi saat menghadiri perayaan HUT Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X