ListriQu, Perbaiki Listrik di Rumah Bakal Semudah Pesan Ojek Online

Kompas.com - 17/02/2019, 17:32 WIB
PT Haleyora Power meluncurkan aplikasi bernama ListriQu di Jakarta, Minggu (17/2/2019)KOMPAS.com/ M. LATIP PT Haleyora Power meluncurkan aplikasi bernama ListriQu di Jakarta, Minggu (17/2/2019)


JAKARTA, KOMPAS.com - Masih minta bantuan tetangga untuk memperbaik gangguan listrik di rumah? Tak perlu lagi, sebab sekarang sudah ada aplikasi tersendiri khusus melayani kebutuhan listrik di rumah.
 
Aplikasi bernama ListriQu tersebut resmi diluncurkan oleh anak usaha PLN, yakni PT Haleyora Power, Minggu (17/2/2019) di Jakarta. Aplikasi tersebut diluncurkan berbekal pengalaman Haleyora selama 5 tahun menangani pelayanan teknik pada unit-unit PLN.
 
Ahmad Taufik Haji, Direktur Utama Haleyora Power, mencatat bahwa laporan kerusakan instalasi milik pelanggan PLN mencapai 18 persen dari keluhan yang masuk ke call center 123 PLN.
 
"Untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten ada 48 ribu laporan per bulan atau sekitar 8 ribu laporan kerusakan instalasi milik pelanggan," kata Taufik dalam sambutannya.

Baca juga: Perkuat Sistem Listrik Jakarta dan Banten, PLN Investasikan Rp 500 Miliar

Selain kecepatan respon laiknya aplikasi ojek online, tambah Taufik, aplikasi ini bisa menjawab kebutuhan konsumen yang selama ini kesulitan dan tidak nyaman terkait perbaikan instalasi listrik di rumahnya.
 
"Terutama karena petugas pelayanan untuk aplikasi ini bersertifikasi kompetensi kelistrikan. Plus, harga transparan dengan garansi produk sehingga konsumen tak perlu lagi memanggil tetangga atau tulang untuk melakukan tugas ini," ujar dia.

Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di lokasi bencanaKontributor Lampung, Eni Muslihah Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di lokasi bencana

 
Khusus sertifikasi itu, lanjut dia, perancangan aplikasi ini didukung mitra dan kru yang punya sertifikasi serta terdaftar dalam asosiasi keteknikan hasil binaan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
 
Hendra Iswahyudi, Direktur Pembinaan Tenaga Kelistrikan, mengatakan saat ini distribusi listrik semakin merata, yakni mencapai 98,3 persen.
 
"Harapan kami ke depen bisa 99 persen. Semua kan serba listrik sekarang, jadi untuk mem-back updistribusi listrik itu digitalisasi sudah semakin dibutuhkan. PLN mutlak harus berubah ke arah digital. Ini peluang, bukan ancaman, karena sifatnya multi pelayanan," ujar Hendra.
 
Saat ini cakupan aplikasi ListriQu baru tersedia untuk Jakarta dan secara bertahap mulai Maret 2019 nanti akan melayani untuk seluruh Jabodetabek dan Banten. Sejatinya, urusan memperbaiki gangguan listrik bakal semudah memesan layanan ojek online.
 
    
 
 
         




Close Ads X